Ahli Waris Anggota Swasti Sari Terima Daperma

KSP Kopdit Swasti Sari telah menyerahkan Dana Perlindungan Bersama (Daperma) untuk 17 dari dari 28 ahli waris

POS KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
GM Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, menyerahkan Daperma kepada Ahli Waris di Kantor Cabang Kupang Kota, Kamis (16/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - KSP Kopdit Swasti Sari telah menyerahkan Dana Perlindungan Bersama (Daperma) untuk 17 dari 28 ahli waris yang menjadi anggota  KSP Kopdit Swasti Sari Kupang di Kantor Kopdit Swasti Sari cabang Kupang Kota, Kamis (16/4)

Total Daperma yang diserahkan untuk 28 ahli waris sekitar Rp500 jutaan dengan dana simpanan Rp 300 juta, sehingga total Rp800 jutaan.

Daperma merupakan penyerahan kedua yang seharusnya diberikan pada RAT. Namun karena penundaan RAT akibat dari Pandemi Covid-19, maka diserahkan hari ini.

GM Yohanes Sason Helan, di Kupang, Kamis (16/4) mengatakan sebelum menerima Daperma, ahli waris telah menerima dana kematian dengan minimal Rp8 juta.

"Jadi kita tidak memilah mau anggota baru atau lama, dana kematian Rp8 juta. Ini bentuk kepedulian dan solidaritas sesama anggota. Kalau anggotanya sudah lama sekali maka dihitung satu bulan Rp 100 ribu dikali lama waktu menjadi anggota maka akan ditambah lagi ke dana kematian. Kemudian manajemen akan melihat lagi apakah suami/istri dan anaknya juga anggota koperasi dan mempunyai simpanan saham, bila ada maka akan dihitung lagi untuk diberikan penambahan biaya pada dana kematian," jelasnya.

Kata Yohanes, anggota yang meninggal dunia, maka ahli waris menerima dana kematian, Daperma, uang simpanan dan bila ada pinjaman maka akan diputihkan.

"Januari kemarin total anggota meninggal 40 orang. Hari ini diserahkan Daperma baru cabang Kupang Kota saja belum di cabang lainnya," ujarnya.

Ia menyebutkan tahun 2019 dana kematian dan klaim Daperma Rp3 miliar dan anggota yang meninggal hampir mencapai 200 orang. Ia juga berpesan agar masyarakat NTT jangan mudah tergiur dengan tawaran koperasi harian, karena banyak investasi bodong.

Kata Yohanes, di tengah pandemi, ia selalu menyampaikan kepada manajemen untuk tetap waspada, menjaga pola makan dan dan jangan lupa berdoa.

Salah satu ahli waris penerima Daperma Rp 100 jutaan, Konis Laos, menyampaikan terima kasih kepada Koperasi Swasti Sari. Karena kepercayaan yang luar biasa dari anggota dan koperasi bisa membuktikan semua santunan dan bantuan yang begitu besar.

"Terima kasih karena telah memberikan santunan yang begitu besar kepada kami. Terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami akan tetap lanjut sebagai nasabah Kopdit Swasti Sari," kata Suami dari Alm I Gusti Agung Ayu Mas ini.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved