Bupati Niga Dapawole Pimpin Musrenbang 2021 Tingkat Kabupaten Sumba Barat

Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole memimpin pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pe

istimewa
PIMPIN MUSRENBANG-Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole memimpin Musrenbang Tingkat Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021 melalui virtual di ruang rapat, Selasa (14/4/2020) 

POS KUPANG. COM, WAIKABUBAK- Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole memimpin pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2021 Tingkat Kabupaten Sumba Barat di ruang rapat bupati, Selasa, (14/4/2020).

Kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Sumba Barat tersebut berjalan dengan menggunakan sistem join meeting yang diselenggarakan oleh Bappeda Sumba Barat. Hal ini dilaksanakan demi menerapkan social distancing dan physical distancing sesuai aturan protokol kesehatan.

Bupati Niga Dapawole saat membacakan sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur mengucapkan Selamat Paskah Tahun 2020 bagi seluruh Umat Khatolik dan Umat Kristiani. Semoga Kasih Kristus Yang Maha Suci melalui Paskah dapat memberikan semangat dan kekuatan yang baru bagi semua untuk bekerja lebih keras dengan pikiran cerdas dalam rangka memajukan masyarakat dan daerah ini.

Bupati Niga Dapawole mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sumba Barat yang telah bersama-sama bekerja keras menyukseskan pembangunan menuju NTT Bangkit NTT, Sejahtera.

"Pembangunan yang kita laksanakan berjalan dalam aras yang cukup baik, sehingga menghasilkan kemajuan dari waktu ke waktu. Kemiskinan menurun dari 21,03 persen pada tahun 2018 menjadi 20,62 persen pada tahun 2019.

Berkaitan dengan kemiskinan, maka menjadi perhatian kita bersama untuk memastikan ketepatan penerima bantuan jaminan sosial, melalui verifikasi penerima bantuan secara cermat, akurat dan dapat dipercaya agar tidak terjadi salah sasaran penerima bantuan jaminan sosial sebagaimana terjadi selama ini.

Saya meminta agar Posyandu dapat menjadi “one stop service” semua pelayanan yang diberikan. Mulai dari pelayanan kesehatan, pelayanan kependudukan, sampai pada pembagian jaminan sosial (Rastra, PKH, dll) tidak boleh lagi pembagian dilakukan secara diam-diam. Semua masyarakat harus bisa melihat siapa penerima bantuan, dan masyarakat miskin yang tidak bisa menerima bantuan karena masalah kependudukan harus bisa langsung dibantu. Dengan cara ini, saya berharap kemiskinan kita yang masih tinggi ini akan bisa dikurangi secara signifikan”, ujar Niga Dapawole.

Bupati Niga Dapawole juga menekankan soal stunting, diharapkan ada upaya bersama untuk memantau ibu hamil dari keluarga miskin sehingga dapat menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan stunting.

"Saya berharap pada perencanaan Tahun 2021 terjadi perubahan paradigma, kita wajib mengendalikan anggaran daerah untuk kesejahteraan rakyat dan berorientasi pada prioritas untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten/Kota, RPJMD Provinsi dan RPJMN. RPJMD Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2023 telah menetapkan pariwisata sebagai prime mover pembangunan,

Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional sesuai Tema RKP 2021 dan ditetapkannya Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas pada tahun 2021,”tandas Bupati Niga Dapawole.

Halaman
12
Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved