Sabtu, 11 April 2026

Uskup Turang Pimpin Ibadat Jumat Agung, Simak Kotbahnya!

Keuskupan Agung Kupang menggelar ibadat daring Jumat Agung pada Jumat (10/4/2020). Ibadat yang dipimpin langsung oleh Uskup Kupang

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG. COM/ONCY REBON
Jadwal Misa live streaming Pekan Suci, Keuskupan Agung Kupang, Kamis, 09/04/2020 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Keuskupan Agung Kupang menggelar ibadat daring Jumat Agung pada Jumat (10/4/2020). Ibadat yang dipimpin langsung oleh Uskup Kupang Mgr. Petrus Turang dimulai tepat pukul 09.00 Wita dan diakses melalui akun youtube Keuskupan Agung Kupang.

Di tengah keheningan yang mencekam karena pandemi corona, kata Uskup Turang, Gereja Katolik mengenang kematian Yesus Kristus sebagai kenangan keutuhan hidup sampai kematian yang terwujud dalam pribadi Yesus. Peristiwa mengenang kematian Yesus ini bermaksud untuk menemukan makna kehidupan umat yang juga akan berakhir dengan kematian. "Apa makna kematian Yesus bagi kita? Suatu undangan, tawaran berkelanjutan dari Allah untuk ikut serta dalam menghadirkan penebusan yaitu hubungan kita dengan Allah dipulihkan," ujar Uskup Turang.

Uskup berumur 73 tahun ini melanjutkan, perayaan kematian Yesus adalah kenangan dalam pengharapan kasih Yesus yang tak terbatas. Kematian Yesus juga menguatkan iman karena peristiwa tersebut mewartakan damai Allah yg melenyapkan ketakutan dan kecemasan dalam menapaki perjalanan hidup. Ditengah ketidakpastian virus corona, umat harus bersatu dengan Yesus yang wafat demi membuka jalan baru ke masa depan yang menyelamatkan. "Kita berdoa dengan pikiran sehat karena di dalam Kristus memiliki janji yang menuntun pada hidup yang bermakna sebagai anak Allah."

Kenangan akan kematian Yesus, lanjut Uskup asal Sulawesi Utara ini, kiranya dapat membuka wawasan baru umat setiap saat agar umat tidak menjadi picik oleh kenyataan yang menyusahkan dan menderita dalam hidup ini. Tanggung jawab umat ialah bergiat dan bekerja terus-menerus, dan dalam keheningan kematian Yesus umat melibatkan diri dalam upaya bersama mengelola kondisi merisaukan seperti wabah korona. Kenangan Yesus harus mendorong umat melakukan yang terbaik bersama-sama.

Uskup Turang yang telah menjadi Uskup Agung Kupang sejak tahun 1997 ini berharap dalam keadaan sulit ini, umat di rumah masing-masing senantiasa mengarahkan hati dan mata umat pada Allah yang terwujud oleh kematian Yesus. "Salib Yesus adalah tanda kemenangan, karena itulah tanda zaman paling unggul dalam lingkungan para murid Kristus di dunia, khususnya di keluarga kita masing-masing. Saudara-saudari, Tuhan memberkati kita sekalian dengan belaskasih-Nya," tandas Uskup Turang mengakhiri kotbahnya. (cr1)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved