I Ketut Saba : Imbauan Sudah Jelas, Yang Belum Melaksanakan Kita Imbau dan Bubarkan

Imbauan sudah jelas. Jadi yang belum mau melaksanakan, itu berarti kita tetap turun untuk imbau dan bubarkan

POS KUPANG.COM/VINSEN HULER
Kapolsek Oebobo, I Ketut Saba, seusai diwawancarai POS KUPANG.COM, Kamis, ( 9/4/2020) di ruang kerjanya. 

I Ketut Saba : Imbauan Sudah Jelas, Yang Belum Melaksanakan Kita Imbau dan Bubarkan

POS- KUPANG.COM|KUPANG--" Imbauan sudah jelas. Jadi yang belum mau melaksanakan, itu berarti kita tetap turun untuk imbau dan bubarkan," Hal ini dikatakan Kapolsek Oebobo, I Ketut Saba, Kamis, ( 9/4/2020) di ruang kerjanya.

Dikatakan Ketut Saba, pihaknya telah bertemu tokoh Muslim, Kristen maupun Katolik dan mereka ( para tokoh Muslim, Kristen dan Katolik) sudah sepakat.

Dijelaskan Ketut Saba, untuk perayaan paskah tahun ini, para tokoh agama Kristen dan Katolik telah sepakat meniadakan kegiatan di Gereja serta rangkaian ibadat perayaan yang melibatkan banyak orang dalam satu tempat.

" Semua ibadah pakai live streaming. Jadi, umat di rumah memonitor lewat live streaming dan di gereja itu hanya ada pelaksana ibadah saja kalo di katolik itu hanya pastor dan di Protestan itu hanya pendeta saja," katanya.

Demikian pula dengan umat Muslim, rangkaian bulan puasa ramadhan ini juga dirayakan di rumah saja.

Dikatakan Ketut Saba, untuk pengamanan paskah yang, akan membantu sebagai garda terdepan itu adalah polisi Babinkamtibmas yang selalu melekat di Kelurahan dan akan memantau adanya kegiatan atau tidak.

Selama ini , urai Ketut Saba, Gereja-gereja besar taat dengan imbauan pemerintah. Yang masih belum taat itu, masih ada gereja karismatik. Akan tetapi, dengan penyampaian kita yang tegas bahkan pihaknya sampai menempel v maklumat Kapolri, imbauan dan penegasan dari Wali kota yang menyatakan sampai pada tanggal 29 April ini umat tidak boleh ada ibadah dan untuk umat muslim ada imbauan dari Menteri Agama dan Itu sudah jelas.

" Awalnya dia tidak mau, tetapi setelah kita turun ngomong dari hati ke hati, tetapi tegas dan akhirnya dia bersedia. Makanya seperti besok hari Jumat ini Babinsa stay di kelurahan atau yang Gereja Karismatik hari Minggu, Babinkamtibmas itu sudah stand by di Kelurahan," Ucapnya.

Dikatakan Ketut Saba, jadi yang belum mau melaksanakan. Hal Itu berarti, pihaknya akan tetap turun mengimbau untuk membubarkan

Walaupun terkadang orang mengatakan NTT masih aman, ujar Ketut Saba, lalu siapa yang berani menjamin bahwa NTT itu seratus persen tidak ada virus.? Tidak ada.! Bahkan dokter pun tidak berani menjamin bahwa di NTT itu betul-betul tidak ada Virus.

Pakar Sebut Puncak Badai Corona Covid-19 di Indonesia Beberapa Minggu Mendatang, Cepat Lakukan Ini!

Tanggap Covid-19, Dukcapil Kota Kupang Tetap Buka Pelayanan

JANGAN PANIK! Lakukan Hal Ini untuk Cegah Virus Corona, 1 Orang di NTT Positif Terpapar Covid-19

UPDATE CORONA NTT - 1 Kasus Positif Corona NTT Ada di Flores Bukan di Kupang, Data Covid-19 Indoesia

Dikatakan Ketut Saba, karena tidak ada yang memberikan jaminan itu, makanya kita harus paksa orang untuk berdiam diri di rumah.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Vinsen Huler

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved