Meski Covid 19, Petani Desa Kisol Tak Gentar Panen Jagung
Kelompok Tani Ma'e Lere Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tetap melakukan Panen Jagung di Waekorok Kelurahan Tan
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM I NOELBAKI-- Kelompok Tani Ma'e Lere Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tetap melakukan Panen Jagung di Waekorok Kelurahan Tanah Rata Kecamatan Kota Komba, Sabtu(3/4/2020) ditengah wabah virus.corona.
Potensi panen 1.25 ha, panen pada hari itu 0.25 ha,varietas bisi 228, provitas 4.2 t/ha,harga pipilan Rp 5000/kg, harga jagung giling Rp 8000/kg.
Program ketahanan pangan digalakan pemerintah tidak hanya tanaman padi saja, akan tetapi juga tanaman pangan yang lain, seperti jagung dan kedelai.
Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) terus memberikan pendampingan kepada petani untuk menanam ketiga sumber makanan pokok tersebut. Menurut Penyuluh, Makarius Nggose, PPL akan terus melakukan pendampingan kepada petani, baik pada saat pembukaan lahan baru, pembagian pupuk, penyemprotan hama.
"Kmi mengharapkan kerjasama dari masing-masing kelompok tani," katanya.
Makarius mengatakan bahwa masyarakat di sekitar tidak panik akan virus corona. Mereka sering berjemur di bawah matahari dan makan makanan yang sehat yaitu sayur-sayuran dari hasil kebunnya.
Lebih lanjut dikatakan Makarius, walau masyarakat tidak terlalu terpengaruh dengan adanya corona namun pihaknya selalu mensosialisasikan tentang wabah ini dan menginformasikan kepada petani apa saja yang menjadi himbauan pemerintah.(Adv-BBPP Kupang).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bbpp-tani-mae-lere-desa-kisol-kabupaten-manggarai-timur-matim.jpg)