Pedagang Pisang Di Ende Tidak Terganggu Corona

pihaknya masih berjualan pisang dengan system antar pulau ke Surabaya menggunakan kapal roro setiap dua minggu.

POS KUPANG.COM/ROMOALDUS PIUS
Pedagang pisang di Ende, Berno Rago menunjukan pisang yang akan dibawa ke Surabaya. 

Pedagang Pisang Di Ende Tidak Terganggu Corona

POS-KUPANG.COM|ENDE---Pedagang pisang di Ende mengaku tidak terganggu dengan adanya virus corona karena sejauh ini pihaknya masih berjualan pisang dengan system antar pulau ke Surabaya menggunakan kapal roro setiap dua minggu.

Berno Rago seorang pedagang pisang di Ende mengatakan hal itu kepada POS KUPANG.COM, Selasa (7/4) di Ende.

Berno mengatakan secara umum keberadaan virus corona memang berpengaruh dalam berbagai sector kehidupan manusia termasuk ekonomi dan social serta pendidikan maupun budaya namun demikian hal itu tidak berpengaruh kepada mereka selaku pedagang pisang.

“Iya kami tetap berdagang pisang seperti biasanya baik sebelum ada kasus virus corona maupun saat virus corona seperti saat ini,”kata Berno.

Berno mengatakan bahwa pisang yang dijual ke Surabaya didatangkan dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Ende maupun dari Kabupaten Nagekeo.

Dikatakan setelah dikumpulkan di Pelabuhan Ende maka pisang tersebut dibawa menuju ke Surabaya menggunakan KM Niki Sejahtera.

“Kami akan merasa terganggu apabila tidak ada kapal yang berlayar dari Surabaya karena selama masih ada kapal maka kami tetap berjualan pisang seperti biasanya meskipun ditengah ancaman virus corona,”kata Berno.

Meskipun tidak merasa terganggu namun Berno mengharapkan agar keberadaan virus corona dapat segera berlalu dari bumi khususnya dari wilayah Indonesia agar masyarakat bisa berakitifitas seperti biasanya.

“Kami tidak tahu kedepan seperti apa karena kalau kapal dilarang masuk sebagai antisipasi adanya virus corona maka baru kami merasa terganggu namun selama kapal masih beroperasi seperti biasa maka kami tidak merasa terganggu,”kata Berno.

Oleh karena itu dia berharap agar pemerintah tetap memperbolehkan kapal-kapal barang untuk beroperasi seperti biasanya sehingga dengan demikian tidak mempengaruhi roda ekonomi masyarakat terutama pasokan sembako.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved