Naek L Tobing Tambah Daftar Dokter yang Meninggal Karena Corona, Ini daftar 19 Dokter, 2 Profesor

Naek L Tobing Tambah Daftar Dokter yang Meninggal Karena Corona, Ini daftar 19 Dokter, 2 Profesor

Editor: Alfred Dama
(TWITTER/@DrNaekLTobing)
Seksolog Dr Naek L Tobing 

Naek L Tobing Tambah Daftar Dokter yang Meninggal Karena Corona, Ini daftar 19 Dokter, 2 Profesor

POS KUPANG.COM -- Perang melawan corona masih terus berlangsung bahkan pertempuran di garis depan semakin memakan korban

Para tenaga medis termasuk dokter pun terus berguguran dalam upaya menyelamatkan pasien yang terkena wabah virus yang di kenal juga dengan Covid-19 ini

Dokter terakhir yang meninggal adalah Naek L Tobing sehingga jumlah dokter yang meninggal menjadi 19 orang, bahkan dua diantaranya merupakan guru besar atau profesor

Dokter jiwa sekaligus pakar seksologi Dr Naek L Tobing, SpKJ. dinyatakan meninggal dunia pada hari ini, Senin (6/4) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

Hal itu dibenarkan oleh Moh Adib Khumaidi, SpOT selaku Wakil Ketua Umum PB IDI. “Ya benar, Dr Naek meninggal dunia di RSPP karena Covid-19. Sebelumnya ia memiliki riwayat kanker, tapi harus dipastikan lagi kanker apa,” tutur Adib kepada Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Foto Vulgar Anya Geraldine Bikin Geger, Sejumlah Artis Beri Komentar, Ini Kata Asal Baim Wong

ZOdIAK CINTA & ASMARA Ramalan Zodiak Cinta Selasa 7 April 2020:Taurus Sukses,Virgo Perlu Introspeksi

Pedangdut ini Putus dengan Perwira Polisi, Pilih Nikah dengan Selebgram Cantik dan Jabatan Dicopot

Berdasarkan data dari IDI, Dr Naek adalah dokter ke-19 dari IDI yang meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Total ada 19 dokter umum dan spesialis, 5 dokter gigi, dan 6 perawat,” tambah Adib.

Berikut daftar resminya:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)

2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)

3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)

5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)

6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)

9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)

10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)

11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)

12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)

13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)

14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)

15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)

16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)

17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)

18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)

19. Dr. Naek L. Tobing, seksolog. Meninggal di RSPP.

Update Corona 6 April: 1,28 Juta Orang Terinfeksi, 269.451 Sembuh

Jumlah pasien kasus corona di dunia, hingga Senin (6/4/2020) pukul 16.48 WIB mencapai 1.282.041 kasus.

Jika dibandingan dengan data kemarin sore pukul 16.02 WIB, jumlahnya bertambah lebih dari 77.000 kasus. Pasalnya, pada Minggu (5/4/2020) sore, jumlah terkonfirmasi kasus Covid-19 adalah 1.204.261 kasus.

Dari 1.282.041 orang yang positif terinfeksi Covid-19 pagi ini, 70.172 di antaranya meninggal dunia dan 269.451 telah dinyatakan sembuh.

Terdapat 208 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19.

Ini artinya, ada dua negara baru yang mengonfirmasi kasus baru Covid-19 di negaranya. Selain itu, pandemi juga menyebar di dua transportasi angkut Internasional, yakni Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang dan Kapal pesiar MS Zaandam Holland America.

Penyebaran corona di Indonesia

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). (KOMPAS.com/ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan jumlah pasien Covid-19 bertambah.

Hingga Senin (6/4/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui secara total ada 2.491 kasus Covid-19 di Tanah Air. Jumlah ini bertambah 218 kasus dalam 24 jam terakhir.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (6/4/2020) sore.

"Penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 dengan pemeriksaan menggunakan metode PCR bukan rapid test sebanyak 218 kasus," ujar Yurianto.

"Sehingga total menjadi 2.491 kasus," kata dia. Dia juga menjelaskan bahwa dalam periode yang sama terdapat penambahan 28 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total ada 192 pasien yang dinyatakan tidak lagi terinfeksi virus corona berdasarkan dua kali pemeriksaan.

Kemudian, diketahui juga ada penambahan 11 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Penambahan ini menyebabkan total pasien meninggal akibat Covid-19 menjadi 209 orang.

"Masih ada pertambahan kasus meninggal sebanyak 11 orang, sehingga total menjadi 209," ujar Yurianto.

Data pemerintah memperlihatkan bahwa kasus Covid-19 masih terjadi di 32 provinsi. Ada dua provinsi yang hingga saat ini tidak mencatat adanya pasien Covid-19, yaitu Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.

Kemudian, diketahui juga bahwa penambahan kasus baru terjadi di dua provinsi.

Penambahan terbesar diketahui ada di DKI Jakarta dengan 101 kasus baru. Kemudian, Sulawasi Selatan juga mencatat penambahan besar dengan 30 kasus baru.

Masker untuk semua

Label Cotton Ink turut memproduksi masker kain untuk membamtu mencegah penularan virus corona.
Masker tersedia dalam dua jenis, yaitu ear loop dan head loop (bisa untuk pengguna hijab dan dilingkarkan mengelilingi kepala).
Label Cotton Ink turut memproduksi masker kain untuk membamtu mencegah penularan virus corona. Masker tersedia dalam dua jenis, yaitu ear loop dan head loop (bisa untuk pengguna hijab dan dilingkarkan mengelilingi kepala). ((cottonink.co.id))

Yuri terus meningatkan, mengingatkan semua masyarakat untuk selalu menggunakan masker, terutama saat keluar rumah.

Namun penting diingat, masker bedah dan masker N95 hanya diperuntukkan bagi pasien dan petugas medis.

"Gunakan masker kain. Masker untuk semua," kata Yuri dalam konferensi pers, Minggu sore.

Update corona global Data Worldmeters menunjukkan, kasus terbanyak tercatat ada di AS, Spanyol, Italia, Jerman, dan Perancis.

Dengan penambahan ini, kelima negara tersebut memiliki jumlah kasus Covid-19 lebih banyak dari China, negara yang pertama kali mengidentifikasi adanya virus corona baru pada akhir Desember 2019.

Hingga saat ini, ada lebih dari 336.000 orang AS yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Sementara itu, kematian terbanyak terjadi di Italia, kemudian disusul Spanyol, AS, dan terakhir Perancis.

Keempat negara itu memiliki angka kematian yang jauh lebih banyak dibanding yang terjadi di China.

Untuk jumlah pasien sembuh terbanyak adalah China. Dari 81.708 kasus yang dikonfirmasi di China, 77.078 pasien di antaranya telah sembuh.

Lihat Foto Seorang wanita Mesir melihat keluar jendela dekat masjid al-Azhar di Kairo pada 2 April 2020, karena sebagian besar penduduk ibukota tetap di dalam ruangan selama krisis pandemi coronavirus yang baru.
Lihat Foto Seorang wanita Mesir melihat keluar jendela dekat masjid al-Azhar di Kairo pada 2 April 2020, karena sebagian besar penduduk ibukota tetap di dalam ruangan selama krisis pandemi coronavirus yang baru. ((AFP/KHALED DESOUKI))

Berikut adalah 50 negara dengan kasus positif virus corona terbanyak per Senin (6/4/2020) menurut Worldometer:

1. Amerika Serikat: 336.851 terinfeksi (+25.214) dan 9.620 meninggal (+1.166)

2 Spanyol: 135.032 terinfeksi (+8.864) dan 13.055 meninggal (+1,081)

3. Italia: 128.948 terinfeksi (+4.316) dan 15.887 meninggal (+525)

4 Jerman: 100.132 terinfeksi (4.040) dan 1.584 meninggal (+140)

5 Perancis: 92.839 terinfeksi (+2.886) dan 8.078 meninggal (+518)

6. China: 81.708 terinfeksi (+39) dan 3.331 meninggal (+2)

7 .Iran: 58.226 terinfeksi dan 3.603 meninggal

8. Inggris: 47.806 terinfeksi dan 4.934 meninggal

9. Turki: 27.069 terinfeksi dan 574 meninggal

10. Swiss: 21.176 terinfeksi dan 724 meninggal

11. Belgia: 20.814 terinfeksi dan 1.632 meninggal

12. Belanda: 17.851 terinfeksi dan 1.766 meninggal

13 Kanada: 15.512 terinfeksi dan 280 meninggal

14. Austria: 12.051 terinfeksi dan 204 meninggal

15. Brasil: 11.281 terinfeksi dan 487 meninggal

16. Portugal: 11.278 terinfeksi dan 295 meninggal

17. Korea Selatan: 10.284 terinfeksi dan 186 meninggal

18. Israel: 8.611 terinfeksi dan 51 meninggal

19. Swedia: 6.830 terinfeksi dan 401 meninggal

20. Rusia: 6.343 terinfeksi dan 47 meninggal

21. Australia: 5.795 terinfeksi dan 39 meninggal

22. Norwegia: 5.760 terinfeksi dan 73 meninggal

23. Irlandia: 4.994 terinfeksi dan 158 meninggal

24. Denmark: 4.647 terinfeksi dan 179 meninggal

25. Ceko: 4.591 terinfeksidan 72 meninggal

26. Chili: 4.471 terinfeksi dan 34 meninggal

27. India: 4.314 terinfeksi dan 118 meninggal

28. Polandia: 4.201 terinfeksi dan 98 meninggal

29 Rumania: 3.864 meninggal dan 157 meninggal

30. Malaysia: 3.793 terinfeksi dan 62 meninggal

31. Filipina: 3.660 terinfeksi dan 163 meninggal

32. Jepang: 3.654 terinfeksi dan 85 meninggal

33. Ekuador: 3.646 terinfeksi dan 180 meninggal

34. Pakistan: 3.277 terinfeksi dan 50 meninggal

35. Luksemborg: 2.804 terinfeksi dan 36 meninggal

36. Indonesia: 2.491 terinfeksi (+218) dan 209 meninggal (+11)

37. Saudi Arabia: 2.463 terinfeksi dan 34 meninggal

38 Peru: 2.281 terinfeksi dan 83 meninggal

39. Thailand: 2.220 terinfeksi dan 26 meninggal

40. Finlandia: 2.176 terinfeksi dan 28 meninggal

45. Meksiko: 2.143 terinfeksi dan 94 meninggal

46. Panama: 1.988 terinfeksi dan 54 meninggal

47. Serbia: 1.908 terinfeksi dan 51 meninggal

48. Uni Emirat Arab: 1.799 terinfeksi dan 10 meninggal

50. Republik Dominika: 1.745 terinfeksi dan 82 meninggal

51. Yunani: 1.735 terinfeksi dan 73 meninggal

52 . Afrika Selatan: 1.655 terinfeksi dan 11 meninggal

53. Qatar: 1.604 terinfeksi dan 4 meninggal

55. Argentina: 1.554 terinfeksi dan 46 meninggal

56, Islandia: 1.486 terinfeksi dan 4 meninggal

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Naek L Tobing Meninggal Dunia, Total 19 Dokter IDI Wafat Akibat Corona", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/06/201545423/naek-l-tobing-meninggal-dunia-total-19-dokter-idi-wafat-akibat-corona.

dan judul "Update Corona 6 April: 1,28 Juta Orang Terinfeksi, 269.451 Sembuh", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/06/100931123/update-corona-6-april-128-juta-orang-terinfeksi-269451-sembuh?page=all#page4.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved