Kanwil Ditjen Perbendaharaan NTT Bagi 50 Paket Sembako bagi Tukang Ojek dan Sopir

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTTmengadakan Gerakan Peduli berupa pembagian paket sembako

Dok Ditjen Perbendarhaaan NTT untuk POS-KUPANG.COM
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati Christyana menyerahkan paket sembako melalui Gerakan Peduli pada Jumat, (3/4) sebagai wujud kepedulian atas dampak Covid-19. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG, PK - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTTmengadakan Gerakan Peduli berupa pembagian paket sembako sebagai wujud kepedulian atas dampak Covid-19.

Gerakan Peduli ini di Kupang pada Jumat, (3/4). Sasaran dari pembagian sembako ini adalah tukang ojek pangkalan sekitar Gedung Keuangan Negara Kupang, ojek online dan sopir angkutan kota yang melintas di Jalan Frans Seda depan Gedung Keuangan Negara Kupang.

"Kegiatan ini merupakan bentuk empati terhadap para pekerja informal yang terdampak atas himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk beraktifitas di rumah saja, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lydia Kurniawati Christyana dalam rilisnya, Minggu (6/4).

800 GM Hotel se Indonesia Siap Dukung Perangi Covid-19

Ia mengatakan bahwa, para pekerja ini mengalami penurunan penghasilan secara signifikan karena minimnya pergerakan masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum maupun jasa ojek.

Lydia menjelaskan, ada 50 paket sembako yang dibagikan. "Dari total 200 paket yang akan dibagikan secara berkala. Paket sembako tersebut merupakan hasil donasi dari seluruh pejabat dan pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT.

Lydia juga berharap semakin banyak kelompok masyarakat yang turut mengambil bagian dalam aktifitas kepedulian atas merebaknya Covid-19 sembari tetap patuh kepada protokol kesehatan yang sudah disampaikan pemerintah.

Menyinggung tentang layanan perbendaharaan, Lydia menyampaikan bahwa seluruh layanan perbendaharaan baik di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun di 6 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dalam wilayah Provinsi NTT tetap berjalan meski menerapkan layanan tanpa tatap muka.

"Seluruh layanan perbendaharaan dilakukan secara elektronik dengan penyesuaian beberapa Standard Operating Procedure (SOP). Sebagian besar pegawai juga melakukan Work From Home (WFH) sebagai bagian dari Physical Distancing.

Dengan WFH, Lydia memastikan kinerja pegawai tetap terjaga karena setiap pegawai memiliki target kinerja yang terukur dan terpantau oleh atasan langsung masing-masing. Kementerian Keuangan, lanjut Lydia, memiliki sistem teknologi informasi yang memungkinkan aktivitas kedinasan dilakukan secara elektronik termasuk di dalamnya melakukan disposisi dan menandatangani surat secara elektronik.

Dalam hal menjalin koordinasi, Lydia menyampaikan tidak ada kendala karena setiap pegawai dapat terhubung melalui fasilitas video conference.

Bahkan, pada Jumat pagi sebelum acara bakti sosial, seluruh pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan senam bersama dari kediaman masing-masing melalui sarana video conference. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved