News

Menggarong di Kefamenanu Sejak 2019, Residivis TTS Didor Timah Panas, Polisi Sita 33 Barang Bukti

"Karena tersangka berusaha melarikan diri, kita melakukan tindakan terukur dengan memuntahkan timah panas ke kaki kanan tersangka."

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
BARANG BUKTI -- Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas bersama anggotanya saat menunjukkan barang bukti kepada media di Mapolres TTU, Senin (30/3/2020). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, CM, KEFAMENANU - Timah panas polisi melumpuhkan residivis IS asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang melakukan pencurian di Kefamenanu-TTU, Sabtu (28/3) dini hari. IS diancam tujuh tahun penjara.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, mengakui sebelum ditangkap oleh anggotanya, spesialis pencuri di Kota Kefamenanu ini sempat berusaha melarikan diri.

"Karena tersangka berusaha melarikan diri, kita melakukan tindakan terukur dengan memuntahkan timah panas ke kaki kanan tersangka," ujar Nelson dalam konferensi pers di Mapolres TTU, Senin (30/3).

Tim Buser dan Pidum Polres TTU membekuk IS, warga Kecamatan Boking-TTS di kontrakannya di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Sabtu (28/3) dini hari.

Polisi mengamankan sedikitnya 33 barang bukti, antara lain puluhan handphone, laptop, speaker mini, flash, beras 40 kg, gergaji listrik, gurinda listrik, senapan angin dan lainnya.
IS ditangkap menindaklanjuti lima laporan polisi sejak tahun 2019 dan 2020.

"IS terlibat kasus pencurian berat. Pasal 363, dasar laporan polisi. Ada lima laporan polisi," ungkap Nelson.

Nelson menyebut tersangka beraksi di tujuh lokasi berbeda dengan membawa sekitar 33 barang bukti hasil curian. IS beraksi sekitar pukul 04.00 Wita, dengan cara mendongkel pintu/jendela menggunakan obeng.

"Tersangka melakukan pencurian di beberapa TKP yakni di konter, rumah, kos-kosan, dan perkantoran. Barang-barang hasil curian dijual lagi dengan harga berkisar Rp 100 ribu sampai dengan Rp 800 ribu," terang Nelson.

Tersangka, lanjut Nelson, diancam hukuman penjara selama tujuh tahun, merujuk pasal 363 KUHP tentang tindak pindana pencurian dengan pemberatan. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved