ODP di Belu Sudah 39 Orang, Pemkab Terus Berupaya Lakukan Pencegahan

jumlah pelaku perjalanan beresiko dalam pemantuan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu selaku Koordinator Komunikasi dan Informatika, Johanes Andes Prihatin, SE,.M.Si. 

ODP di Belu Sudah 39 Orang. Pemkab Terus Berupaya Lakukan Pencegahan

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belu terus melakukan monitoring perkembangan jumlah pelaku perjalanan beresiko dalam pemantuan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sesui data grafik yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Kamis (2/4/2020) pukul 15.00 Wita menunjukan, jumlah pelaku perjalanan berisiko dalam pantauan sebanyak 557 orang, meningkat sebesar 49 orang dari jumlah keadaan, Rabu (1/4/2020) sebanyak 508 orang.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 39 orang, bertambah 8 orang dari jumlah keadaan, Rabu (1/4/2020) sebanyak 31 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi Covid-19 nihil.

Sesuai data grafik dari gugus tugas menunjukan, warga yang status ODP tersebar di sembilan kecamatan dari 12 kecamatan di Kabupaten Belu yakni,

1. Kecamatan Lasiolat 3 orang,
2. Kecamatan Tasifeto Timur 3 orang,
3. Kecamatan Kakuluk Mesak 4 orang,
4. Kecamatan Kota Atambua 6 orang,
5. Kecamatan Atambua Barat 8 orang,
6. Kecamatan Atambua Selatan 4 orang,
7. Kecamatan Tasifeto Barat 8 orang
8. Kecamatan Raimanuk 2 orang,
9. Kecamatan Raihat 1.

Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa
menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau senantiasa menjaga jarak fisik
apabila terpaksa bertemu orang lain.

Kemudian, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik,
menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan
sabun.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu selaku Koordinator Komunikasi dan Informatika, Johanes Andes Prihatin, SE,.M.Si mengatakan, bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah, terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Pemerintah juga menghimbau agar masyakarat Kab Belu senantiasa bijak menggunakan media sosial, terutama dalam situasi seperti ini.

Hindari menyebarluaskan berita atau informasi yang belum diverifikasi kebenarannya, hindari membuat dan menyebarkan hoax, serta percaya hanya pada media mainstream dan sumber berita terpercaya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved