News

Takut Dijaring Petugas Corona, Aparat Polsek Aimere Pulangkan Empat Pendaki Gunung Inerie Asal NTB

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Aimere, Kabupaten Ngada terpaksa harus memulangan empat orang pendaki gunung asal Dompu

foto: istimewa
Polisi saat interogasi empat orang pendaki asal Dompu Nusa Tenggara Barat di Aimere Kabupaten Ngada, Selasa (24/3/2020). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Gordi Donofan

POS KUPANG, COM, BAJAWA - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Aimere, Kabupaten Ngada terpaksa harus memulangan empat orang pendaki gunung asal Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB).

Empat orang tersebut hendak melakukan trip menuju Gunung Inerie di Kabupaten Ngada.

Kapolsek Aimere AKP Dahlan, membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa empat orang tersebut.

AKP Dahlan mengatakan, usai diinterogasi petugas kesehatan atau tim gabungan pencegahan Covid-19 mengarahkan empat orang tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan di ke Posko Covid-19 Aimere.

"Kejadian itu benar, kami telah memberhentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap empat orang dari Dompu. Kejadian itu, Selasa tanggal 24 Maret 2020 pukul 08.43 Wita. Kami berhentikan di jalan Lintas Aimere-Bajawa, tepatnya di Desa Aimere Timur, Kecamatan Aimere. Mereka berjalan kaki dan hendak menuju ke Puncak Gunung Inerie," ungkap AKP Dahlan, kepada Pos Kupang, Selasa (31/3/2020).

AKP Dahlan menjelaskan, dari hasil interogasi bahwa ke empat orang tersebut mengaku dari Bekbreker Tambora Dompu.
Mereka terdiri dari laki-laki tiga orang dan perempuan satu orang.

"Mereka lewat Labuan Bajo. Dari Dompu tanggal 15 Maret, tiba di Labuan Bajo tanggal 22 Maret 2020. Masuk wilayah Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Senin tanggal 23 Maret 2020 sekitar pukul 22.00 Wita dan menginap di ruangan Terminal Aimere, samping Kantor Kelurahan Aimere," ungkapnya.

Ia menyampaikan, setelah diperiksa petugas gabungan dan petugas kesehatan, keempatnya dipulangkan. "Petugas menyarankan kepada keempat orang tersebut untuk antisipasi Sitkamtibmas terhadap orang lain maupun keempat orang tersebut sehubungan dengan situasi nasional dan internasional terkait Virus Corona maka keempat orang tersebut membatalkan perjalanan ke puncak Gunung Inerie dan kembali ke Dompu.
Demi keamanan dan kenyamanan, mereka menerima saran tersebut untuk pulang," ujarnya. *

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved