Virus Corona

BERBAHAYA! Stop Penyemprotan Disinfektan pada Manusia, Dampaknya Mengerikan!

Virus corona bikin panik. Tidak heran masyarakat mengambil tindakan pencegahan dengan menyemprotkan disinfektan ke manusia. Dampaknya mengerikan

Surya/Ahmad Zaimul H
Sejumlah petugas melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan roda dua maupun roda empat di Kota Surabaya 

Pasalnya, cairan Disinfektan dipercaya ampuh untuk membunuh virus-virus yang ada di tubuh.

Namun ternyata, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan kinerja sesungguhnya dari cairan Disinfektan.

Mengapa di Indonesia Jumlah Pasien Corona Meninggal Lebih Banyak dari yang Sembuh,Penjelasan Pakar?

Menurut Wiku, cairan Disinfektan hanyalah senyawa yang bisa membunuh mikroorganisme dalam benda mati.

Itu artinya, cairan Disinfektan bukanlah senyawa yang bisa membuat tubuh Manusia terlindung dari Covid-19.

Prof  drh Wiku Adisasmito, M.Sc, Ph.D, Mayjen TNI Dr.dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. dan Andre Rahadian (Ketua ILUNI) dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Minggu (22/3/2020).
Prof drh Wiku Adisasmito, M.Sc, Ph.D, Mayjen TNI Dr.dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. dan Andre Rahadian (Ketua ILUNI) dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Minggu (22/3/2020). (Tangkap layar akun YouTube Kompas.com)

Tak Jadi Darurat Sipil, Jokowi Pilih PSBB Cegah Pandemi Corona di Indonesia, Ini 3 Pertimbangannya!

"Sifatnya hanya sementara. Disinfektan ini adalah senyawa kimia yang digunakan di dalam proses dekontaminasi yang membunuh mikroorganisme, virus, bakteri pada objek permukaan benda mati," ujar Wiku, yang melansir dari Youtube BNPB, Senin (30/3/2020).

Lebih lanjut, Wiku menerangkan cairan Disinfektan akan berbahaya bila disemprot pada tubuh Manusia.

Sebab, cairan tersebut bisa menimbulkan kerusakan pada kulit dan menganggu pernafasan.

"Seperti fogging saja ya. Karena dapat menimbulkan iritasi kulit bahkan mengganggu pernafasan," jelasnya.

Bahkan, yang paling parah, penggunaan Disinfektan yang berlebihan bisa memunculkan penyakit kanker kulit.

Cara Mengalahkan Virus Corona, 4 Pasien Ini Ungkap Rahasia Sembuh dari Covid-19

"Penggunaan dengan UV light dalam konsentrasi yang berlebihan mempunyai potensi jangka panjang menimbulkan kanker kulit," kata Wiku.

Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan gerbang Suramadu arah Madura, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/3/2020). Penyemprotan disinfektan pada kendaraan dan penumpang kendaraan bermotor di jalur masuk Madura tersebut untuk meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Surya/Ahmad Zaimul Haq
Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan gerbang Suramadu arah Madura, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/3/2020). Penyemprotan disinfektan pada kendaraan dan penumpang kendaraan bermotor di jalur masuk Madura tersebut untuk meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Surya/Ahmad Zaimul Haq (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

 

Halaman
12
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved