HIMPSI NTT & Akademisi Lingkup Prodi Psikologi FKM Undana Galang Konseling Psikologi Online Covid-19

merasa terpanggil untuk memberikan dukungan terhadap pemerintah serta para medis yang yang sudah berusaha keras memerangi pandemi

HIMPSI NTT & Akademisi Lingkup Prodi Psikologi FKM Undana Galang Konseling Psikologi Online Covid-19
POS KUPANG.COM/ONCY REBON
M.K.P Abdi Keraf,M.Si,M.PSi., Psikolog, Minggu 29/03/2020.

HIMPSI NTT & Akademisi Lingkup Prodi Psikologi FKM Undana Galang Konseling Psikologi Online Covid 19

Pos Kupang, Com|Kupang- Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) NTT dan Akademisi di lingkup Prodi Psikologi FKM Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, menggalang konseling psikologi online Covid 19.

Posko Konseling psikologi tersebut, dilatarbelakangi kepedulian terhadap masyarakat yang merasakan adanya perubahan pola pikir, pola emosi maupun pola tingkah laku dalam menghadapi dampak Corona secara khusus di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini dikatakan M. K. P Abdi Keraf, M. Si., M. PSi., Psokolog, ketika dihubungi via handphone pada Minggu, 29/03/2020.

Menurut Abdi Keraf, para psikolog yang terhimpun dalam HIMPSI NTT dan akademisi di lingkup prodi Psikologi FKM Undana merasa terpanggil untuk memberikan dukungan terhadap pemerintah serta para medis yang yang sudah berusaha keras memerangi pandemi Covid 19.

" Secara Spesifik, informasi penyebaran Covid 19 melalui penuturan lisan dan media sosial memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan mental seseorang.

Ia menambahkan, tentu saja bahwa permasalahan yang muncul tidak hanya Virus Covid 19 yang menyerang pasien. Tetapi permasalahan bisa saja muncul sebagai dampak dari banyaknya informasi-informasi yang beredar lewat media sosial. Nah, semua ini berpotensi mengubah pola aktivitas kesehatan mental masyarakat.

Cerita Mistis Penggali Kubur Langganan Keluarga Jokowi, Tak Boleh Langgar Pantangan Ini, Apa Itu?

UPDATE CORONA SIKKA : Cegah Covid-19, Jam Malam dan Denda Rp 1 Juta Diapresiasi Warga Sikka

Dukung Pencegahan Corona, FKIPGK NTT Surati Gubernur NTT

"Orang bisa saja merasa gelisah, cemas, stres, tertekan dan dalam keadaan paling parah, merasa sangat terancam sehingga memicu perubahan-perubahan psikologis baik itu kognitif, afektif, maupun psikomotor sebagai respon terhadap wabah Corona ini, ungkap Abdi Keraf (Laporan Reporter POS KUPANG, COM, Oncy Rebon)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved