Update Corona Manggarai Barat

Pemkab Mabar Siap Rp 15 Milyar Untuk Penanganan Covid-19

Untuk penggunaan anggaran sangat bergantung pada mekanisme pengelolaan sesuai kebutuhan di posko, RSUD Komodo Labuan Bajo

POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Mabar, Salvador Pinto saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (28/3/2020). 

Pemkab Mabar Siap Rp 15 Milyar Untuk Penanganan Covid-19

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) siap menggelontorkan dana lebih dari Rp 15 milyar untuk penanganan Covid-19 di daerah itu, Sabtu (28/3/2020).

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Salvador Pinto saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (28/3/2020).

Diakuinya, Pemkab Mabar konsisten dalam penanganan Covid-19 yakni dengan menindaklanjuti perintah Pemerintah Pusat diantaranya surat edaran menteri Dalam Negeri, instruksi presiden Nomor 4 tahun 2020 dan surat edaran Gubernur NTT.

"Kami berbicara rasionalisasi anggaran demi penaggulangan Virus Corona (Covid-19), karena APBD kami sudah sudah ketuk palu dari bulan November 2019. Maka penyediaan dana tak terduga pasti tidak cukup, maka kami lakukan rasionalisasi," katanya.

Pinto menjelaskan, belasan milyar anggaran tersebut bersumber dari rasionalisasi beberapa belanja yang tidak dilakukan karena mencegah penyebaran virus Corona.

"Pertama itu, perjalanan dinas, kan ada pembatasan perjalanan ke luar daerah sehingga perjalanan dinas tidak jalan. Kedua, anggaran makan dan minum, dari kegiatan hingga makan minum tamu, diklat-diklat karena saat ini kita bekerja dari rumah, berarti kegiatan penghematan anggaran kegiatan ini dapat dilakukan," ungkapnya.

Selanjutnya, anggaran juga berasal dari Dana Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun 2019 dan memanfaatkan belanja tak terduga yang sudah dialokasikan di APBD serta rasionalisasi belanja Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan sesuai dengan petunjuk menteri keuangan.

Sehingga, lanjut Pinto, anggaran senilai Rp 15 milyar tersebut dapat bertambah, seiring dengan pembahasan dari Forkompinda.

"Untuk penggunaan anggaran sangat bergantung pada mekanisme pengelolaan sesuai kebutuhan di posko, RSUD Komodo Labuan Bajo dan faskes," katanya.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved