Virus Corona

Aturan Ketat Singapura Cegah Virus Corona Duduk Berdiri Berdekatan Denda 115 Juta, Bisa Ditiru Loh

Aturan Ketat Singapura Cegah Virus Corona Duduk Berdiri Berdekatan Denda 115 Juta, Bisa Ditiru Loh

(Shutterstock)
Aturan Ketat Singapura Cegah Virus Corona Duduk Berdiri Berdekatan Denda 115 Juta, Bisa Ditiru Loh 

Aturan Ketat Singapura Cegah Virus Corona Duduk Berdiri Berdekatan Denda 115 Juta, Bisa Ditiru Loh

POS-KUPANG.COM - Aturan Ketat Singapura Cegah Virus Corona Duduk Berdiri Berdekatan Denda 115 Juta, Bisa Ditiru Loh

Singapura mulai hari ini memberlakukan aturan bagi masyarakat untuk tidak duduk dan berdiri berdekatan satu sama lain di tempat umum.

Dikutip dari The Strait Times, Jumat (27/3/2020), jika melanggar aturan tersebut maka akan dikenakan denda maksimal 10.000 dollar Singpura atau Rp 115 juta atau dipenjara hingga enam bulan.

Pemkot Kupang Siapkan Dana Darurat 1 Milyar Digunakan untuk Pengadaan APD

UPDATE CORONA DI NTT : Inilah Jumlah ODP Terkini, Dua Kabupaten Terbanyak di NTT dan Sebarannya

UPDATE CORONA DI NTT : Inilah Jumlah ODP Terkini, Dua Kabupaten Terbanyak di NTT dan Sebarannya

SMA 9 Kota Kupang Gunakan Aplikasi WhatsApp untuk Proses Belajar Mengajar Berbasis Online

Aturan itu disesuaikan dengan Undang-Undang Penyakit Menular yang dibuat Kementerian Kesehatan Singapura sebelumnya.

 Di tempat umum terdapat kursi yang diberi tanda silang yang berarti orang dilarang duduk.

Aturan itu berlaku di kedai kopi, restoran, dan pusat perbelanjaan.

Sementara aturan berdiri dalam antrian adalah berjarak 1 meter orang per orang, misalnya ketika melakukan pembayaran di kasir, menggunakan kamar ganti atau toilet umum.

Langkah itu diambil satuan tugas multi-kementerian untuk menekan pandemi virus corona di Singapura.

Di Negeri Singa itu, ada juga aturan terkait batas pertemuan yang hanya boleh dihadiri tidak lebih dari 10 orang.

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved