PLN Pastikan Ketersediaan BBM dan Batubara, Sistem Timor Aman

PLN UIW NTT memastikan jika layanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan batubara dalam kondisi aman.

istimewa
KUNJUNGAN - General Manager PLN UIW NTT, Ignatius Rendroyoko dmelakukan kunjungan di Bolok, Selasa (24/3) untuk memastikan ketersediaan energi primer sistem Timor aman ditengah wabah Covid-19 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan jika layanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan batubara dalam kondisi aman. Saat ini, ketahanan stok BBM 1.259.564 liter dalam kondisi aman untuk 10 hari operasi. 

Dimana standar aman PLN 7 Hari operasi jadi pasokan BBM tidak mengalami kendala dan tetap kontinyu. Sedangkan batubara stoknya sebesar 22.511 Metrik Ton (MT), aman untuk 33 hari operasi per 24 Maret 2020 dan diperkirakan 26 Maret akan datang lagi batubara sebanyak 7500 MT sehingga secara ketersedian BBM dan batubara kondisi aman terkendali dan pasokan yang lancar.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko, melalui Plt Manager Komunikasi, Margaretha Yupukoni, Rabu (25/3), menegaskan ketahanan energi primer untuk pasokan listrik aman dan secara kontinyu ditengah wabah covid-19, jelang paskah, puasa dan seterusnya akan aman.

"Tadi malam PLTU Unit 1 akan masuk sistem dan menambah pasokan listrik sebesar 16,5 MW," tuturnya.

Waspada! Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir di Daerah Ini Sabtu 28 Maret 2020

Sistem Timor saat ini dengan daya mampu 107.290kW diperkirakan akan mencapai beban puncak 99.000 kW dan masih ada cadangan 8.000 kW sampai 9.000 kW.

"Sebagai BUMN yang berperan strategis untuk melayani energi, PLN tetap fokus menjaga pasokan listrik masyarakat Indonesia. Sejak awal Maret, PLN telah menerapkan antisipasi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan pembangkit di Bolok dan di seluruh wilayah kerja di NTT agar seluruh pegawai PLN juga tetap dapat bekerja dengan maksimal," tutupnya.

Rendroyoko memastikan PLN akan terus memperhatikan dan berkepentingan untuk mengelola risiko serendah mungkin di seluruh lini operasional dimulai dari pembangkitan, pengaturan beban, transmisi, dan distribusi untuk tetap menjaga pelayanan pasokan listrik ke pelanggan, termasuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan, melistriki desa untuk kesejahteraan masyarakat. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved