Pasaran Udang dan Kepiting Ekspor di Labuan Bajo Menurun Drastis

Pasaran udang dan kepiting di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang biasanya diekspor, saat ini turun drasti

Pasaran Udang dan Kepiting Ekspor di Labuan Bajo Menurun Drastis
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Udang asal Terang Labuan Bajo. 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pasaran udang dan kepiting di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang biasanya diekspor, saat ini turun drastis.

Permintaannya sepi sehingga merugikan para nelayan terutama yang budidaya udang dan kepiting.
Salah satu pengusaha muda asal Terang yang selama ini berbisnis udang dan kepiting ekspor, menyampaikan itu kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (27/3/2020).

"Permintaan udang biasanya per bulan kurang lebih 400 kilogram. Saat ini hampir tidak ada permintaan. Sementara kalau kepiting yang selama ini diekspor, permintaan per bulan biasanya 650 kilogram, sekarang juga hampir tidak ada permintaan," kata Coli.

Dia menjelaskan, selama ini udang dan kepiting biasanya dijual di pengumpul sebelum diekspor.
Namun kebanyakan yang diekspor adalah kepiting. Sedangkan udang banyak diburu oleh warga di Labuan Bajo terutama oleh para pemilik restaurant.

Sebelumnya diberitakan, hasil tangkapan Kepiting Bakau di Terang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tergolong tinggi. Selain itu harganya juga menggiurkan.

Kepiting Bakau asal Terang menjadi salah satu yang sangat diminati oleh para pencinta kepiting.
"Harga Kepiting Bakau di Terang tergantung ukurannya, harganya bervariasi. Biasanya saat musim hujan banyak hasil tangkapan kepiting," kata Coli.

Dia menjelaskan, dalam dua hari dia biasanya mengumpulkan 20 sampai 25 kilogram Kepiting Bakau hasil beli dari nelayan.

Tim Reaksi Cepat Corona Manggarai Timur Periksa Warga yang Masuk dan Keluar di Mano

"Saya biasanya dalam dua hari bisa dapat kurang lebih 20 sampai 25 kilo gram. Kalau musim hujan lebih banyak lagi. Saya dapat dari nelayan. Saya hanya siapkan alat tangkapnya untuk mereka," kata Coli.

Dia menambahkan, untuk Kepiting Bakau yang berat 2 ons, per kilogram harganya Rp 60 ribu.
Kepiting dengan berat 3 sampai 4 ons Rp 75 ribu per kilogram.

Kalau beratnya 5 sampai 6 ons Rp 105 ribu setiap kilogram. Berat 7 ons Rp 120 ribu per kilogram.
Sedangkan yang 8 ons hingga 1 kilogram Rp 140 ribu per kilogram.

"Itu harga yang saya beli dari para nelayan. Selanjutnya saya jual lagi ke Labuan Bajo," kata Coli. (Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus).

Udang asal Terang Labuan Bajo.
Udang asal Terang Labuan Bajo. (POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.)
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved