Corona di NTT

Kadin NTT Minta Pemerintah Pastikan Stok Makanan

Ketua KAdin NTT Minta Gubernur NTT dan semua bupati serta Wali Kota Kupang untuk memastikan stok makanan aman untuk 3-6 bulan

Kadin NTT Minta Pemerintah Pastikan Stok Makanan
istimewa
Paul Liyanto

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua KADIN NTT, Ir Abraham Paul Liyanto meminta kepada Gubernur NTT dan semua bupati serta Wali Kota Kupang untuk memastikan stok makanan aman untuk tiga sampai enam bulan dan meyakini pasti virus akan teratasi.

Dampak ekonomi sudah mesti terjadi dengan adanya wabah virus Covid-19. Memang untuk dampaknya tidak bisa diukur dari sekarang tapi untuk pasti bahkan ekonomi global di dunia, khusus untuk NTT dan Indonesia, harus bergerak cepat sebelum lockdown diberlakukan pemerintah.

"Karena kita negara kepulauan, dampak ekonomi akan lebih lanjut. Kita tahu corona sifatnya gerak cepat, bila antisipasi cepat resikonya kecil. Jadi jangan ragu dan lambat bergerak, karena kalau bisa mengatasi cepat maka grafik bahayanya menyebar ke pualu pulau daerah juga bisa diatasi. Mobilitas manusia lebih tekan, lebih cepat maka akan grafiknya bisa terjaga," katanya di Kupang, Selasa (24/3).

Menurutnya, untuk stok ekonomi seperti bahan makanan dan minimal harus lebih cepat tersedia untuk dikirim ke kabupaten-kabupaten di NTT. Stok yang disalurkan harus tersedia hingga enam bulan, jika sudah maka saat negara di-lockdown maka NTT sudah aman.

Hadirnya virus, memang sangat disayangkan. Karena NTT tengah gencar menjadikan pariwisata sebagai prime mover. "Kita lihat saja target pariwisata nantinya, tidak hanya di NTT tapi Indonesia akan turun sebagian," ujarnya.

UPDATE CORONA - Amerika Jadi Tertinggi Kasus Covid-19, Kalahkan Italia-China,Ini Reaksi Donald Trump

Ia juga meminta kepada pelaku ekonomi untuk berpikir bersama, seperti supermarket, TransMart, Lippo, Hypermart, Ramayana untuk dengan cepat memenuhi stok bahan makanan. " Saat ini semuanya diliburkan, tapi petani jangan libur. Pelaku ekonomi harus disentil oleh pemerintah untuk mengirim bahan makanan ke daerah yang jumlah penduduknya padat. Berperang dengan virus Covid-19, arus manusia dicegat, arus barang dipercepat," katanya

Diakuinya dengan adanya virus ini, tempat usaha seperti rumah makan, atau tempat tempat hiburan, pasti menurun.

"Tapi belum melihat sektor rill, karena orang masih bekerja. Tapi yang perlu dijaga jangan sampai apotik dan supermarket kekurangan obat dan bahan makanan," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved