Virus Corona

Jumlah ODP Virus Corona Covid-19 di TTS Bertambah Jadi 15 Orang

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten TTS terus bertambah. Saat ini jumlah ODP tercatat sudah mencapai 15 orang.

Jumlah ODP Virus Corona Covid-19 di TTS Bertambah Jadi 15 Orang
PK/Dion Kota
suasana penyemprotan cairan desinfektan di gedung Gereja yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten TTS, Yudit Selan dan kelompok pemuda Demokrat, Rabu (25/3/2020) pagi

Jumlah ODP Virus Corona Covid-19 di TTS Bertambah Jadi 15 Orang

POS-KUPANG.COM | SOE -- Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten TTS terus bertambah. Saat ini jumlah ODP tercatat sudah mencapai 15 orang.

Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte kepada POS-KUPANG. COM, Kamis (26/3/2020) di ruang kerjanya mengatakan, jumlah ODP naik dari sebelumnya hanya 10 orang.

Ia menjelaskan, orang yang masuk kategori ODP adalah mereka yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah yang sudah terjangkit virus Corona dan menunjukkan adanya gejalah seperti batuk, pilek atau demam.

Bagi mereka yang masuk kategori ODP diberlakukan self isolation secara mandiri dan tidak diperkenankan melakukan interaksi dengan orang lain.

"Seluruh ODP kita berlakukan self isolation secara mandiri. Jika dalam masa self isolation ternyata muncul gejala sakit susulan, kita himbau untuk langsung menghubungi tenaga medis di fasilitas kesehatan terdekat," ungkap Irene.

BREAKING NEWS: Antisipasi Covid-19, Posko Terima Keluhan Via Aplikasi, Warga Kupang Catat Nomornya!

UPDATE CORONA NTT - ODP Capai 254 Orang, 26 PDP Selesai Masa Pemantauan, Simak Data Terkini

Ahli Waris Kerajaan Inggris Terkena Virus Corona, Pangeran Charles Lakukan Isolasi Mandiri Covid-19

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk tidak menanggapi secara berlebihan terkait adanya ODP. 
ODP ditegaskan Irene bukanlah sesuatu aib yang harus disembunyikan atau membuat seseorang merasa malu.

Status ODP dimaksud hanya untuk memudahkan petugas medis untuk melakukan pemantauan. Sehingga apa bila ODP yang bersangkutan ternyata benar terjangkit virus Corona tidak menular kepada orang lain dan bisa lebih cepat dilakukan penanganan.

"Saya himbau kepada masyarakat agar tidak perlu takut atau malu dengan status ODP. Jadi kalau ada warga dari daerah terjangkit yang baru pulang ke kampung kita minta untuk segera melapor ke pemerintah tingkat bawah untuk selanjutnya akan berkoordinasi dengan petugas medis di Puskesmas," jelasnya.

15 ODP tersebut lanjut Irene tersebar dibeberapa kecamatan di Kabupaten TTS. Kebanyakan ODP diketahui baru pulang dari luar negeri usai bekerja sebagai TKW. Selain itu, ada juga ODP yang diketahui memiliki riwayat perjalanan liburan ke daerah yang sudah positif terjangkit virus Corona.

"Ke-15 ODP ini tersebut di beberapa kecamatan tidak terpusat di satu kecamatan saja," pungkasnya.

Ilmuwan Temukan Obat Baru Pembasmi Virus Corona Covid-19 Bukan Avigan atau Klorokuin, 90% Ampuh

Belu Siapkan Rp 13 miliar Tangani Virus Corona Covid-19, Untuk Apa Aja? Simak Penjelasannya

Satu Pasien PDP Virus Corona Covid-19 Jalani Perawatan di Ruang Isolasi RSUD Komodo Labuan Bajo

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak enam warga kabupaten TTS yang tersebar di beberapa kecamatan masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP). Pasalnya keenam warga tersebut dikatakan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun diketahui baru pulang usai menjadi TKW di luar negeri.

"Kita di TTS yang masuk ODP ada enam orang. Ada di kecamatan kue, Panite, Niki-Niki, Amanuban Selatan dan Mollo Selatan. Saya sudah minta Dinas Kesehatan untuk pantau perkembangan 6 warga ODP ini," ungkap Bupati Tahun. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved