Diliburkan, 175 Siswa Seminari Tiba di Kantor Bupati Ende Wajib Cuci Tangan dan Periksa Suhu Tubuh

upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19, Pemda Ende menjemput seratus tujuh puluh lima siswa Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko, asal

Diliburkan, 175 Siswa Seminari Tiba di Kantor Bupati Ende Wajib Cuci Tangan dan Periksa Suhu Tubuh
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Para siswa Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko cuci tangan dengan cairan disinfektan di Kantor Bupati Ende, Kamis (26/3/2020). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sehubungan dengan upaya antisipasi dan pencegahan Covid-19, Pemda Ende menjemput seratus tujuh puluh lima siswa Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko, asal Ende, yang diliburkan oleh pihak sekolah selama kurang lebih tiga bulan ke depan. Kamis (26/3/2020).

Mereka di jemput di Mataloko mengunakan empat bus dan satu truk milik Pemda Ende. Tiba di Kantor Bupati Ende, semua siswa diwajibkan cuci tangan menggunakan cairan disinfektan dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas, sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing.

Cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh berjalan lancar dan aman, tidak ada satu pun siswa yang suhu tubuhnya di atas normal. Mereka lalu pulang ke rumah bersama orangtua dan sanak keluarga yang sudah menunggu di depan Kantor Bupati.

Pemain Bhayangkara FC Bermain Bola di Jalanan, Simak Informasi Liga 1 2020

Kadis Perhubungan Ende, Mustaqim Mberu kepada awak media mengatakan jumlah siswa Seminari Mataloko asal Ende tersebut seratus tujuh puluh lima orang, sekaligus meralat data yang disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende dr. Munafatma yang menyebut bahwa siswa Seminari Mataloko asal Ende berjumlah dua ratus orang.

Ryan, salah satu siswa kepada POS-KUPANG.COM mengaku mereka diliburkan oleh pihak sekolah selama kurang lebih tiga bulan atau hingga tahun ajaran baru. "Yang tiga bulan itu, yang bukan kelas tiga SMP dan SMA. Nah yang jelas tiga SMP dan SMA mereka tidak lagi kembali ke seminari karena tidak ada lagi ujian nasional. Jadi mereka sudah tamat begitu," ungkapnya.

Para siswa Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko cuci tangan dengan cairan disinfektan di Kantor Bupati Ende, Kamis (26/3/2020).
Para siswa Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko cuci tangan dengan cairan disinfektan di Kantor Bupati Ende, Kamis (26/3/2020). (POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.)

Area lampiran

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved