Bupati TTU Apresiasi Kepada Camat yang Tutup Sementara Pasar Mingguan, Simak Info

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt mengapresiasi langkah dari para camat yang telah menutup pasar mingguan di w

Bupati TTU Apresiasi Kepada Camat yang Tutup Sementara Pasar Mingguan, Simak Info
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt mengapresiasi langkah dari para camat yang telah menutup pasar mingguan di wilayahnya masing-masing.

Pasalnya, dengan adanya kebijakan penutupan pasar mingguan yang ada di wilayah kecamatannya maka akan memperlambat ruang gerak penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kita apresiasi kepada camat-camat yang sudah mengambil kebijakan untuk menutup pasar mingguan yang ada di wilayahnya," kata Raymundus kepada Pos Kupang saat ditemui di kebun miliknya di Naen, Kelurahan Tubuhu'e, Rabu (25/3/2020).

Raymundus mengatakan, penutupan sementara pasar mingguan ini berlaku sampai dengan 14 hari kedepan untuk mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan tersebut.

Tragis, Siswa SMA di Borong, Matim, Tewas Tengelam Saat Mandi di Kali Wae Moi, Ini Kronologinya

Diakui Raymundus, pasar mingguan yang ada di wilayah kecamatan tersebut, biasannya bukan hanya orang yang ada di kecamatan itu saja yang datang, namun orang dari luar kecamatan juga biasanya datang ke pasar tersebut.

Ternyata Pemain Persib Bandung Wander Luiz Striker Paling Ditakuti ? Ini 4 Pemain Berjasa Bantu Luiz

"Katakanlah di Pasar Eban, melibatkan orang dari TTS, dimana sesuai dengan data yang diperoleh TTS sudah positif covid-19. Oleh karena itu hari ini pasar Noemuti saya minta ditutup," ujarnya.

Untuk mencegah penyebaran covid-19, kata Raymundus, dirinya meminta kepada para camat agar pasar-pasar mingguan yang ada di kecamatan segera ditutup selama 14 hari kedepan.

"Setelah 14 hari kedepan baru kita minta supaya buka lagi," terangnya.

Sementara di Pasar Lama dan Pasar Baru Kefamenanu, terang Raymundus, tetap dibuka seperti biasa, namun dirinya berharap agar masyarakat yang datang ke pasar tidak hanya sekedar nongkrong, namun untuk membeli kebutuhan rumah tangganya.

"Begitu juga toko-toko, tidak membuka untuk ornag konsentrasi di toko itu tapi datang hanya untuk membeli kebutuhannya," pungkasnya. (mm)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved