News

Astaga, Dipercayakan Cari Sapi Untuk Dijual, Warga Ini Malah Tilep Uang Rp 47 Juta, Ini yang Terjadi

AR, akhirnya dilaporkan ke Polres Ende karena diduga menggelapkan uang sapi senilai Rp47 Juta milik Iskandar A Karim, warga Kota Ende.

Astaga, Dipercayakan Cari Sapi Untuk Dijual, Warga Ini Malah Tilep Uang Rp 47 Juta, Ini yang Terjadi
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi korupsi 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Romualdus Pius

POS KUPANG, COM, ENDE -Warga Kampung Watutoro, Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, AR, akhirnya dilaporkan ke Polres Ende karena diduga menggelapkan uang sapi senilai Rp47 Juta milik Iskandar A Karim, warga Kota Ende.

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorensius SH yang dikonfirmasi melalui Kanit Pidum Reskrim Polres Ende,Aipda Andre Iskandar mengatakan hal itu kepada Pos Kupang di Ende, Rabu (25/3).

Aipda Andre menjelaskan, berdasrkan hasil pemeriksaan polisi terungkap, kasus dugaan penggelapan uang sapi yang dilakukan tersangka, telah berlangsung dari Januari 2019 hingga Oktober 2019.

Kata dia, awalnya baik korban dan pelaku merupakan mitra kerja dalam berdagang sapi sehingga korban mempercayakan kepada pelaku untuk mencari sapi.

Selanjutnya, dalam periode Januari hingga Oktober 2019, korban selalu memberikan uang kepada pelaku untuk mencari sapi dengan jumlah yang bervariasi sesuai dengan harga sapi antara Rp5 Juta hingga Rp6 Juta/ekor.

Namun dalam periode tersebut pelaku tidak pernah menyerahkan sapi kepada korban sampai jumlah uang mencapai Rp47 Juta.

Menyadari hal itu, korban lantas meminta agar pelaku mengembalikan uang yang pernah diberikan kepadanya.
Namun ternyata, pelaku tidak bisa mengambalikan uang milik korban dengan alasan uang sudah habis dipergunakan untuk membayar utang.

"Korban sempat melakukan upaya mediasi secara kekeluargaan dengan pelaku namun pelaku tidak bisa mengembalikan uang milik korban," kata Aipda Andre.

Korban yang merasa tertipu lantas melaporkan kasus penipuan itu ke polisi dan ditindaklanjuti polisi dengan menangkap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Ende dan terancam penjara selama 4 tahun.

Disaksikan Pos Kupang, pelaku tampak diperiksa oleh penyidik dari kepolisian Polres Ende. *

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved