Corona Virus di NTT

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Mabar Harap Pintu Masuk di Labuan Bajo Ditutup Sementara

Pihak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengharapkan pintu masuk dan keluar di Labuan Bajo ditutup sementara.

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Mabar Harap Pintu Masuk di Labuan Bajo Ditutup Sementara
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Plh Sekda Mabar Ismail Surdi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2020) siang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pihak Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengharapkan pintu masuk dan keluar di Labuan Bajo ditutup sementara.

Hal tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia.

Demikian disampaikan disampaikan Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (23/3/2020).

Namun demikian, hal tersebut tentunya dilaporkan terlebih dahulu ke Gubernur NTT

Pemuda  Penyebar Hoax  Virus  Corona  di   Sikka Diciduk  Polisi

"Karena Manggarai Barat ini kan pintu, yang kami ingin sebenarnya kalau bisa pintu masuk-keluar di Labuan Bajo kita tutup sementara, tapi kan kita tidak bisa buat sepihak harus kita laporkan di Gubernur apakah setuju atau tidak," katanya.

Menurutnya, melalui hal tersebut maka akan mengurangi arus masuk dan keluar orang di daerah tersebut.

Antisipasi Virus Corona, Pemprov NTT Siapkan Rp 60 Miliar Simak Penjelasannya

"Kami ingin arus orang dikurangi, karena teman-teman tahu sarana prasarana kita terbatas," ungkapnya.

Sebelumnya, Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi menyebut sebanyak 20 warga di Kabupaten Manggarai Barat berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 warga lainnya masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (ODP).

Sebelumnya pada Sabtu (21/3/2020) lalu, tercatat sebanyak 11 warga ODP dan 1 warga lainnya masuk kategori PDP.

Halaman
123
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved