News

Tidak Jera Terlibat Dua Kali, Polisi Ciduk Viktoria Eko Terduga Penyelundup BBM ke Timor Leste

Polres Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (17/3), menciduk Viktoria Eko, terduga penyelundupan ratusan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Timor Leste

Tidak Jera Terlibat Dua Kali, Polisi Ciduk Viktoria Eko Terduga Penyelundup BBM ke Timor Leste
POS KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Aparat gabungan menahan puluhan jeriken BBM yang hendak diselundupkan ke Timor Leste. Gambar diambil, Jumat (13/3/2020). 

 Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Tommy Mbenu

POS KUPANG, KEFAMENANU - Polres Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (17/3), menciduk Viktoria Eko, terduga penyelundupan ratusan liter Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Timor Leste, Jumat (13/3).

Warga Desa Napan, Kecamatan Miomaffo Timor-TTU ini diamankan karena diduga terlibat untuk kedua kalinya.

"Penangkapan itu karena tersangka yang kemarin mengaku bahwa BBM itu punyanya mama Tori (Viktoria). Makanya beliau kita amankan," ujar Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Tatang Prajitno Panjaitan, melalui telepon Rabu (18/3) malam.

Tatang menjelaskan, terduga pelaku Viktoria Eko sebelumnya sudah menjadi tersangka dalam kasus yang sama. Meski sudah menjadi tersangka, penahanan terhadap terduga Viktoria Eko ditangguhkan.

Tatang mengaku, saat masa penangguhan tersebut, ternyata terduga pelaku melakukan lagi aktivitas penyelundupan ratusan liter BBM ke Timor Leste. Terduga pelaku sepertinya tidak jera dengan proses hukum yang dijalaninya. "Jadi, karena dia melakukan lagi, makanya kita amankan. Tidak bisa kita main-main lagi," tegasnya.

Tatang mengungkapkan, untuk kasus pertama pihaknya sudah mendapat keterangan lengkap dari saksi ahli di Jakarta sehingga diperkirakan dalam waktu dekat pihaknya segera mengirim berkas ke kejaksaan.

"Kita kirim berkas pertama dulu, setelah itu baru kita kirim berkas kedua sambil menunggu tersangka lainnya yang masih kabur," tegasnya.

Diupah Rp 25 Ribu
Sebelumnya, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz, mengaku menahan tersangka berinisial AA (15) dalam kasus penyelundupan ratusan liter BBM di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara-TTU, Jumat (13/3).

AA, warga Desa Banain A, Kecamatan Bikomi Utara,itu ditangkap di lokasi kejadian di sekitar Gunung Putih/Naijamuti, tepatnya di belakang Kantor Camat Bikomi Utara.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka AA, setengah ton lebih BBM itu milik Victoria Eko (50). AA bersama enam rekannya diupah Rp 25.000 sekali angkut dengan cara dipikul melalui jalan tikus dari rumah Victoria Eko menuju lokasi penyelundupan Gunung Putih/Naijamuti," ujar Nelson melalui telepon, Minggu (15/3).

Namun Victoria Eko melalui kuasa hukumnya, Robert Salu, S.H, Selasa (17/3), membantah memiliki ratusan liter BBM
yang diamankan aparat gabungan di Desa Napan, Jumat (13/3).

Menurut Robert, kliennya Victoria Eko yang disebut sebagai pemilik dari BBM yang ditemukan di lokasi Tanah Putih, Desa Napan adalah tidak benar sebagaimana dalam pemberitaan beberapa media.

"Saya tegaskan bahwa BBM yang ditemukan tim gabungan TNI dan Polri itu bukan milik klien saya," tegasnya. *

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved