Penasehat Hukum Ajukan Penahanan Kota Untuk Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif Bank NTT

Penasehat hukum terdakwa korupsi kredit fiktif Bank NTT KCU Kota Kupang mengajukan penahanan kota kepada Pengadilan Tipikor Kupang

Penasehat Hukum Ajukan Penahanan Kota Untuk Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif Bank NTT
istimewa
Fransisco Besi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Penasehat hukum terdakwa korupsi kredit fiktif Bank NTT KCU Kota Kupang mengajukan penahanan kota kepada Pengadilan Tipikor Kupang.

Hal ini disampaikan penasehat hukum terdakwa Ir Hadmen Puri, Fransisco Bernardo Besi SH kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (23/3/2020).

"Saya minta secara kemanusiaan supaya majelis hakim bisa kabulkan Surat dari Rutan Kupang karena kondisi klien saya sudah sangat lemas dan sulit untuk berjalan," ujar Fransisco.

Terdakwa Mendadak Sakit, Sidang Korupsi Kredit Fiktif Bank NTT Ditunda

Advokat Peradi ini mengatakan, kliennya, Ir Hadmen Puri sedang berada dalam kondisi sakit karena naiknya asam urat yang dideritanya. "Surat dari dokter, Hadmen Puri sulit untuk berdiri karena asam urat tinggi," tambahnya.

Oleh karena itu, ia berharap pihak Pengadilan Tipikor Kupang mengabulkan pengajuan tahanan kota tersebut.

Ia menambahkan, karena kondisi sakit tersebut maka kliennya tidak menghadiri sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan penuntut umum pada Senin (23/3/2020) siang.

RSUD Kabupaten Ende Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Untuk Ngada dan Nagekeo

"Klien kami dalam keadaan sakit sehingga tidak dapat mengikuti persidangan hari ini," ujar Fransisco.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis Rutan Kelas IIB Kupang, kliennya didiagnosa mengalami asam urat tinggi. Selain ketidakhadiran terdakwa, hakim Wari Juniarti juga berhalangan.

Meski satu terdakwa lainnya, Linda Liudianto hadir, namun hakim memutuskan untuk melakukan penundaan terhadap sidang hingga Senin, 30 Maret 2020 mendatang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved