Bupati Belu, Willy Lay Minta Masyarakat Dirun Persiapkan Diri

Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta masyarakat Desa Dirun agar mempersiapkan diri dalam menyambut pembangunan pariwisata di wi

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUPATI--Bupati Belu, Willybrodus Lay memberikan arahan kepada masyarakat Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen saat kunjungan kerjanya, Kamis (19/3/2020). 

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS

BUPATI--Bupati Belu, Willybrodus Lay memberikan arahan kepada
masyarakat Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen saat kunjungan kerjanya, Kamis (19/3/2020).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta masyarakat Desa Dirun agar mempersiapkan diri dalam menyambut pembangunan pariwisata di wilayah tersebut.

Masyarakat mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan santun. Kemudian, menjaga prilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Selain itu, masyarakat mesti membaca peluang dari pariwisata agar pembangunan pariwisata memberi dampak langsung pada perekonomian masyarakat setempat.

Bupati Willy Lay mengatakan hal itu kepada masyarakat Dirun, Kecamatan Lamaknen saat kunjungan kerjanya, Kamis (19/3/2020). Dikatakannya, Fulan Fehan merupakan potensi wisata yang menjanjikan.

Keindahan alam Fulan Fehan akan menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke Fulan Fehan setiap saat. Masyarakat Dirun dan Maudemu yang merupakan tuan rumah harus mampu menangkap peluang tersebut.

Caranya, mengasah kreativitas dan membentuk usaha kreatif yang menyediakan cenderamata dan aksesoris pernak-pernik khas Dirun sehingga menjadi oleh-oleh bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Fulan Fehan.

"Banyak wisatawan ke Fulan Fehan untuk melihat pemandangan yang indah, mereka jalan-jalan, foto dan video, setelah itu langsung pulang tanpa membawa sesuatu yang khas dari Desa Dirun. Kami ingin masyarakat membuat sesuatu yang unik dan menarik seperti kaos, tenun ikat, gantungan kunci, gelang, kalung, atau cinderamata yang menarik sehingga para wisatawan yang berkunjung ke sini tidak pulang kosong tapi membawa kenang-kenangan dari Dirun," jelas Willy Lay.

Untuk mendukung sektor pariwisata, lanjut Willy Lay, masyarakat Dirun juga harus bersikap ramah saat menerima kunjungan setiap orang yang datang ke Fulan Fehan, terutama dalam memberikan pelayanan jasa kepada wisatawan, seperti menjadi pemandu serta menjadi pawang kuda bagi pengunjung.

Didampingi Kadis Pariwisata, Eddy Bere Mau, Bupati Willy Lay mengatakan, penyelenggaraan Festival Fulan Fehan tahun 2020 dilaksanakan lebih awal dari sebelumnya.

"Festival Fulan Fehan yang biasanya dilakukan pada Bulan Oktober, namun tahun ini akan digelar lebih awal. Kami telah sepakati pelaksanan Festival Fulan Fehan sekitar bulan Juni dengan pertimbangan kondisi rumput di sana masih hijau dan segar dipandang mata, serta udaranya pun masih cukup sejuk sehingga para wisatawan dapat menikmati acara sekaligus panorama alam dan kesejukan udaranya," ungkap Bupati Willy Lay. (jen).

BUPATI--Bupati Belu, Willybrodus Lay memberikan arahan kepada 
masyarakat Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen saat kunjungan kerjanya, Kamis (19/3/2020).
BUPATI--Bupati Belu, Willybrodus Lay memberikan arahan kepada masyarakat Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen saat kunjungan kerjanya, Kamis (19/3/2020). (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved