BI Kantor Pewakilan NTT Karantina Uang 14 Hari

Setoran uang yang diterima dari perbankan atau PJPUR berupa karantina selama 14 hari dan dilanjutkan dengan proses penyemprotan disinfektan

BI KPw NTT
SEMPROT DISINFEKTAN - Perwakilan BI NTT telah lakukan penyemprotan disinfektan sebagai bagian dari pembersihan menyeluruh, area bangunan kantor, Rabu (18/3) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebagai bentuk langkah mitigasi terhadap penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja Kantor Perwakilan BI NTT maka pada 18 Maret 2020 telah dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai bagian dari pembersihan menyeluruh, area bangunan kantor termasuk kendaraan dinas baik kendaraan operasional maupun kendaraan yang dipergunakan dalam pengedaran uang rupiah.

Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Rut W Eka Trisilowati, melalui rilis yang diterima, Kamis (19/3), mengatakan penyemprotan ini merupakan salah satu langkah antisipasi yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan BI NTT.

Selain pemberlakuan mekanisme work from home secara bergantian, isolasi mandiri, penggunaan hand sanitizer dan sosialisasi pencegahan Covid-19 termasuk penerapan social distancing, BI berkomitmen untuk tetap menyelenggarakan tugas dan layanan publik untuk memastikan terjaganya stabilitas moneter stabilitas keuangan, terus selenggarakan layanan sistem pembayaran yang aman, lancar andal dan efisien serta memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat.

Rut mengatakan, di bidang pengadaan uang, Kantor Perwakilan BI NTT telah menetapkan langkah-langkah untuk memastikan bahwa uang rupiah yang didistribusikan kepada masyarakat adalah uang rupiah yang telah melalui proses pengolahan khusus guna meminimalisir penyebaran Covid-19 yaitu :

Pertama, melakukan pengkondisian terhadap setoran uang yang diterima dari perbankan atau PJPUR berupa karantina selama 14 hari dan dilanjutkan dengan proses penyemprotan disinfektan, sebelum dilakukan pengolahan dan didistribusikan kembali kepada masyarakat,

Dua, memperkuat higienitas dari SDM dan perangkat yang digunakan dalam pengolahan uang rupiah.

Tiga, melakukan koordinasi dengan perbankan atau PJPUR untuk menerapkan langkah-langkah dalam pengolahan uang rupiah dengan memperhatikan aspek k3 yaitu keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja, dari sisi SDM maupun perangkat pengolahan uang rupiah.

"Kebijakan ini merupakan kebijakan dari Kantor Pusat BI dan diterapkan di seluruh Kantor Perwakilan BI. Ke depan Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT bersama dengan pemerintah daerah dan otoritas lainnya akan tetap mencermati dan memantau perkembangan penyebaran Covid-19 dan tetap berkomitmen untuk melaksanakan pelayanan terbaik bagi masyarakat NTT," katanya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved