Satgas Pangan Polri Buat Pembatasan Beli Beras Maksimal 10 Kg

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengimbau pembelian sejumlah bahan pokok dibatasi, termasuk beras dengan maksimal pembelian 10 kg

Satgas Pangan Polri Buat Pembatasan Beli Beras Maksimal 10 Kg
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Beras yang tersedia di Kios Anisa, Rabu (25/9/2019). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengimbau pembelian sejumlah bahan pokok dibatasi.

Hal tersebut demi menjaga stok di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Sejumlah bahan pokok tersebut antara lain beras, gula, minyak goreng, dan mie instan

Pembatasan tersebut meliputi pembelian beras maksimal 10 kilogram, gula maksimal dua kilogram, minyak goreng maksimal empat liter, dan mie instan maksimal dua dus.

Hal itu terlampir dalam surat bernomor B/1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim tertanggal 16 Maret 2020.
"Tadi malam kami keluarkan surat itu agar juga tidak ada yang memanfaatkan situasi," kata Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen (Pol) Daniel Tahi Monang ketika dihubungi, Selasa (17/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Pemerintah Jamin Stok 11 Komoditas Bahan Pokok

Surat tersebut ditujukan kepada ketua sejumlah asosiasi pengusaha seperti, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Pusat Koperasi Pedagang Pasar (Puskoppas) DKI Jakarta, Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), dan Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPAS).

Daniel menjelaskan, ketentuan tersebut mulai berlaku pada Selasa hari ini hingga situasinya dinilai membaik. "Tadi malam sudah atas kesepakatan dengan semua pedagang retail modern dan pasar. Hal itu disebabkan adanya masyarakat yang melakukan panic buying di tengah wabah virus corona atau Covid-19," ungkapnya.

Namun, sejauh ini, Satgas Pangan belum menemukan indikasi permainan harga bahan pokok.
"Bahan-bahan pokok itu bukan melonjak, naik saja, karena permintaannya tambah.

Karena kita lihat ibu-ibu yang belanja itu sepertinya panik, jadi akhirnya penawaran pasar naikin, tapi belum tentu melonjak," tuturnya.

Oleh karena itu, Daniel mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Ia memastikan stok bahan pokok mencukupi.(tribunnews)

Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved