Korupsi Bibit Bawang di Malaka - Ketua DPD I Partai Golkar NTT Angkat Bicara

Melkiades Laka Lena mulai angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi benih bawang merah di Kabupaten Malaka.

Korupsi Bibit Bawang di Malaka - Ketua DPD I Partai Golkar NTT Angkat Bicara
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena

Korupsi Bibit Bawang di Malaka - Ketua DPD I Partai Golkar NTT Angkat Bicara

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melkiades Laka Lena mulai angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi benih bawang merah di Kabupaten Malaka.

"Partai Golkar memberi perhatian serius terhadap masalah korupsi dan mengingatkan seluruh pimpinan, kader dan simpatisan dari pusat sampai daerah untuk mencegah dan menghindari korupsi," kata Melkiades, Rabu (18/3/2020).

Menurut Melkiades, proses hukum yang berjalan dengan asas praduga tidak bersalah menjadi bagian dari sistem hukum termasuk pemberantasan korupsi.

"Proses hukum oleh aparat hukum KPK, Polri, Kejaksaan,Pengadilan yang berjalan harus dihormati dengan tidak memberi pendapat atau opini yang mendahului proses hukum yang berjalan," kata Melki sapaan Melkiades.

Dijelaskan, isu korupsi selalu menjadi isu penting ketika momen politik misalnya pileg, Pilpres atau Pilkada . Bahkan, juga merupakan bagian dari mendukung atau tidak mendukung terhadap calon tertentu. Untuk itu, lanjutnya, komitmen bersama para aparat hukum di tingkat pusat untuk menunda semua proses hukum dalam proses Pilkada sudah berjalan dan diberlakukan sejak Pilkada, pileg dan Pilpres yang lalu.

Sedangkan terkait proses hukum dugaan korupsi di Malaka, Melki mengatakan, pihaknya mendorong aparat penegak hukum untuk memproses sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

"Kami dukung proses hukum dan menindak orang per orang yang nyata- nyata terlibat berdasar alat bukti yang cukup. Pendapat atau opini tanpa dasar terhadap proses hukum yang berlaku bisa menjadi soal hukum yang lain lagi," ujarnya.

Dia mengajak semua pihak agar mengawal proses hukum yang tengah berjalan sehingga menemukan siapa saja yang terlibat dan harus dihukum.

Melihat Aksi Solidaritas Kelompok Chicago di Panti Asuhan Citra Nusantara Bajawa

Yuni Shara Kembali Blak-blakkan Soal Urusan Ranjang, Pengakuan Aneh Ini BIkin Salfok Netizen Syok

Wow! Begini Penampilan Nenek Reino Barack yang Awet Muda dan Super Cantik, Syahrini Kalah Pamor

 "Kita ingatkan aparat hukum untuk bekerja degan baik memproses kasus ini.
Program revolusi pertanian Malaka merupakan suatu terobosan penting peningkatan ekonomi rakyat Malaka dengan maksimalkan potensi pertanian yang dimiliki," katanya.

Melki mengakui, program itu perlu tetap dilanjutkan dan ditingkatkan di waktu mendatang. Sedangkan ulah oknum atau pihak tertentu tidak boleh mengganggu jalannya program tersebut di Malaka.

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved