Suami Selingkuh, Pasangan Suami Istri Robohkan Rumah Seharga 300 Juta yang Diaksikan Hingga Tuntas

Suami Selingkuh, Pasangan Suami Istri Robohkan Rumah Seharga 300 Juta yang Diaksikan Hingga Tuntas

(DOK POLSEK JAMBON)
Lagi, sebuah rumah di Ponorogo milik seorang TKW di robohkan dengan menggunakan alat berat eksavator karena kasus perselingkuhan. 

Suami Selingkuh,  Pasangan Suami Istri Robohkan Rumah Seharga 300 Juta yang Diaksikan Hingga Tuntas

POS KUPANG.COM , PONOROGO -- Siapapun tentu tidak menerima alasan apapun bila salah satu dari pasangan yang memiliki orang lain atau berselingkuh

Kehancuran ramah tangga jelas ada di depan mata bila perbuatan yang dilarang agama dan hukum negara itu benar-benar dilanggar

Kasus yang sama juga terjadi di Ponorogi dimana seorang suami membongkar dengan eksavator setelah mengetahui sang istri berselingkuh semasa ia bekerka di Korea

Tak terima suaminya selingkuh saat ditinggal kerja ke luar negeri, Soini (40) istri dari Soiran warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo , Jawa Timur nekat merobohkan rumah beton yang dibangun dari usahanya bekerja di luar negeri.

Ingat Uli Auliani! Dulu Terkenal Aktris Horor Seksi, Jadi Model di Amerika, Makin Cantik dan Seksi

RAMALAN ZODIAK Besok Hari Senin 16 Maret 2020:Gemini Sensitif dan Emosional,Scorpio Karier Meningkat

Setelah Menhub, Menteri Basuki Hadimuljono Dikabarkan Positif Corona, Ini Tanggapan Kementerian PUPR

Kapolsek Jambon Iptu Nanag Budiarto Pudak mengatakan, upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak desa beberapa kali tidak menamui titik temu sehingga pasangan yang sudah mengarungi rumah tangga selama 15 tahun sepakat untuk merobohkan rumah seharga lebih dari 300 juta rupiah tersebut.

“Beberapa kali sudah dimediasi oleh desa, tetapi tidak ada titik temu sehinga keduanya sepakat untuk, mereka sebut, memindahkan rumah tersebut,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (14/3/2020).

Nanang menambahkan, dari keterangan pihak desa, latar belakang dirobohkan bangunan rumah milik pasangan Soiran dan Soini itu karena selama sang istri bekerja sebagai TKW, suaminya menjalin hubungan dengan wanita lain.

Padahal, untuk membangun rumah tersebut Soini bekerja selama 3 tahun Taiwan dan bekerja di Hongkong selama 7 tahun.

“Jadi bulan Februari kemarin Soini pulang kampung. Latar belakangnya ada orang ketiga, mereka sepakat, istilah mereka memindahkan buat merobohkan atap dan kusen ke tempat Soini di Desa Tanjung Gunung,” tambahnya.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved