Bupati Sunur : Pasien yang Baru Pulang Dari Inggris Dalam Pemantauan, Masyarakat Tidak Perlu Panik

belum bisa disebut suspect Covid-19 karena masih menunggu diagnosa medis di rumah sakit rujukan RSUD Dr TC Hillers Maumere.

POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur 

Bupati Lembata : Pasien yang Baru Pulang Dari Inggris Masih Dalam Pemantauan, Masyarakat Tidak Perlu Panik

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menyebutkan dua orang pasien yang baru pulang dari Inggris masih dalam pemantauan tim medis. Pasien yang merupakan sepasang suami istri itu, kata Bupati Sunur, belum bisa disebut suspect Covid-19 karena masih menunggu diagnosa medis di rumah sakit rujukan RSUD Dr TC Hillers Maumere.

"Kita punya fasilitas di sini masih kurang, jadi kita belum berani katakan dia sudah suspect, tapi dia tetap dalam kendali pemantauan," kata Bupati Sunur saat memberi keterangan kepada wartawan di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata, Sabtu (14/3/2020).

Dia berujar karena masih dalam pemantauan, maka pemerintah daerah melakukan isolasi terhadap pasien dimaksud.

"Jadi tidak ada berita bilang ditolak, itu tidak ada. Rumah sakit (Lewoleba) tidak pernah menolak," tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat Kabupaten Lembata tidak merasa panik dan membuat kegaduhan. Meskipun demikian, dia tetap meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan diri.

Katanya, apabila informasi dari tim medis di Maumere menyebutkan dua orang warga Lembata yang sudah 15 tahun menetap di Inggris itu suspect Covid-19, maka pemerintah tentu akan menginformasikannya kepada masyarakat.

Bupati Sunur juga sudah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali untuk menelusuri lebih lanjut kontak kedua pasien selama di Lembata.

"Sehingga ketika dibilang suspect ya kita sudah tahu ringnya dia di mana saja," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sunur memastikan kapal dan crew kapal yang mengantar pasien ke Larantuka juga pastinya akan disterilisasi. Namun, dirinya masih melakukan koordinasi teknis terkait hal ini.

"Kapalnya kan pulang tidak bisa sandar di pelabuhan, biar dia di laut sementara, kemudian dilakukan sterilisasi dulu, dan ABK juga sama, sterilisasi dulu. Masyarakat tidak usah panik. Kita bisa mengatasi keadaan ini secara bersama-sama, tidak bisa pemerintah sendiri," paparnya.

Dua Pasien Sudah Dirujuk ke Maumere

Pantauan Pos Kupang, dua pasien yang masih dalam pemantauan Covid-19 itu bersama tim medis sudah bertolak ke Larantuka menggunakan kapal milik Pemda Lembata sekitar pukul 17.00 Wita. Dari Larantuka, mereka kemudian akan langsung dibawa ke Maumere.

Tampak sopir ambulans, pasien dan tim medis memakai pakaian pelindung lengkap. Mereka mengantar pasien sampai ke dalam kapal.

HEBOH Asmiranda Pindah Agama dan Menikah dengan Rivanno,7 Tahun Nikah Belum Punya Anak,Bayi Tabung?

Pasca Dua Balita Meninggal DBD di Nitakloang,PPNI Sikka ‘Gerebek’ Kampung Lakukan Bakti Sosial

Soal Wacana Gubernur NTT akan Tutup Perbatasan, Begini Komentar Bupati TTU

Sebelumnya, tim medis juga sudah melakukan sterilisasi kapal dengan menyemprotkan desinfektan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved