VIDEO : Dokumen dukungan Paket Viva Mateke di 11 kecamatan sudah verifikasi KPU Kabupaten Belu

VIDEO : Dokumen dukungan Paket Viva Mateke di 11 kecamatan sudah verifikasi KPU Kabupaten Belu.

VIDEO : Dokumen dukungan Paket Viva Mateke di 11 kecamatan sudah verifikasi KPU Kabupaten Belu

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - VIDEO : Dokumen dukungan Paket Viva Mateke di 11 kecamatan sudah verifikasi KPU Kabupaten Belu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu masih melakukan verifikasi administrasi (vermin) dokumen syarat dukungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Belu dari pasangan perseorangan, Vinsen Loe-Arnaldo Da Silva Tavares atau Paket Viva Mateke.

Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, sudah memverifikasi dokumen syarat dukungan di 11 kecamatan dari 12 kecamatan yang diserahkan Viva Mateke, Sabtu (22/2/2020) lalu.

VIDEO : Julie Sutrisno Laiskodat Lakukan Kunker di Kabupaten Ngada

VIDEO : Bupati Belu Willy Lay Beri Penguatan Bagi Pasien deman berdarah dengue (DBD) dan Keluarga

VIDEO : DPRD Provinsi NTT Rapat Bahas Pesparani 2020

Dari 11 kecamatan yang sudah diverifikasi tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, baru menginput data di sembilan kecamatan sebanyak 10.189. Dari jumlah tersebut, 534 dokumen dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Demikian penjelasan Devisi Teknis dan Hubungan Masyarakat, Yoni Arianto Neolaka, S.Sos kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2020).

Menurut Arianto, Paket Viva Mateke sudah menyerahkan syarat dukungan, Minggu (23/2/2020) sebanyak 14.470 dukungan.

Dari 11 kecamatan yang sudah diverifikasi tersebut, KPU baru menginput data di sembilan kecamatan sebanyak 10.189. Dari jumlah tersebut, 534 dokumen dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

"Dikatakan TMS karena data yang diserahkan awal ada yang tidak ada di form B1 dan B11 dan juga ada ketidaksesuaian antara elemen data", jelas Arianto.

Tambah Yoni Arianto Neolaka, S.Sos, setelah verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, akan menginput data ke dalam aplikasi. Kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual sesuai jadwal.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, melakukan verifikasi faktual data dinyatakan memenuhi syarat (MS), sedangkan data yang tidak memenuhi syarat tidak akan diverifikasi faktul.

"Data yang MS (memenuhi syarat-Red) kita lakukan faktual. Yang TMS tidak verifikasi faktual", tandasnya.

Tambah Arianto, hasil verifikasi faktual akan disampaikan secara terbuka. Apabila kurang, bakal paslon akan memperbaiki dengan syarat dua kali dari jumlah yang kurang atau TMS. Kamis, 12 Maret 2020 (POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Tonton, Like, Share and Subscribe Youtube Channel POS-KUPANG.COM

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Jhony Simon Lena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved