Danramil 1604-01/Kupang Sambangi Warga Desa Mata Air Untuk Tujuan ini
Danramil 1604-01/Kupang, Mayor (Inf) Harjito, S.Pd bersama tim menyambangi warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah,
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Danramil 1604-01/Kupang Sambangi Warga Desa Mata Air Untuk Tujuan ini
POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Danramil 1604-01/Kupang, Mayor (Inf) Harjito, S.Pd bersama tim menyambangi warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Kehadiran Danramil ini dalam rangka sosialisasi kegiatan Pembinaan Jaring Teritorial Koramil 1604-01/Kupang tahun 2020. Warga diberikan pemahaman soal bagaimana prosedur seseorang menjadi anggota TNI dan tidak boleh terpengaruh pada bujukrayu oknum yang tidak bertanggung jawab.
Danramil, Mayor (Inf) Harjito, S.Pd didampingi Kades Mata Air, Benyamin Kanuk, di hadapan para orangtua dan remaja Desa Mata Air, Rabu (11/3) mengatakan, institusi TNI dari tahun ke tahun selalu merekrut generasi muda yang siap menjadi prajurit TNI.
Dalam proses perekrutannya, kata Harjito, mengikuti proses legal sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada pungutan apapun sehingga warga perlu mendapat bekal pengetahuan yang cukup soal sistem perekrutan calon prajurit.
" Jika ada oknum anggota TNI yang membujuk dengan jaminan lulus dan meminta bayaran, silahkan laporkan ke Babinsa atau saya selaku Danramil. Tidak ada sistem bayar-bayaran," tegas Harjito.
Harjito menegaskan, proses menjadi calon prajurit TNI didasari pada faktor intern maksudnya berangkat dari diri sendiri. Perhatikan kesehatan lingkungan sosial.
"Pesan saya jangan terpengaruh pada bisikan siapapun. Sekarang banyak oknum yang tidak bertanggungjawab menjelekan TNI dengan beragam cara. Untuk mendapatkan kejelasan proses perekrutan, tanyakan dahulu jangan cepat tergiur bujukrayu," katanya.
Dirinya mengakui pada saat ini prioritas perekrutan calon prajurit sesuai petunjuk pimpinan TNI pada anak-anak di wilayah perbatasan. Untuk wilayah Kupang belum ada dan akan ada dibuka lagi ketika kuota untuk anak perbatasan masih kurang.
"Saya perlu informasikan bahwa tahun 2020 ini diperuntukan bagi anak-anak daerah perbatasan karena personil masih sedikit. Sehingga pimpinan TNI fokus ke anak-anak perbatasan. Selama ini memang anak-anak Kupang saja banyak yang lolos sehingga oleh pimpinan diprioritaskan dahulu anak perbatasan," tambahnya.
Dalam kegiatan ini mengambil Tema "Mengoptimalkan deteksi dini, cegah dini, temu cepat, lapor cepat bagi Apkowil Melalui pembinaan peta jarak jaring teritorial".
Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk mengapresiasi positif terhadap jajaran Koramil yang hadir memberikan sosialisasi soal pembinaan jaring teritorial.
• OJK Ijinkan Perusahaan Publik Lakukan Buyback
• Cegah Corona Virus ! Ini yang dilakukan PLN UIW NTT
• Ungkap Firasat Baru Soal Virus Corona, Peramal Wirang Birawa Bikin Netizen Ketar-ketir, Tanda Baik?
Apa yang diberikan ini, katanya, sebagai bahan motivasi dan pengetahuan soal mekanisme seseorang untuk masuk menjadi calon prajurit TNI. Dirinya tentu berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk membuka pikiran warga agar tidak mudah terpengaruh pada bujukrayu oknum yang tidak bertanggung jawab.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/danramil-mayor-inf-harjito-spd-didampingi-kades-mata-air.jpg)