NEWS ANALYSIS Mikhael Radjamuda Bataona, Pengamat Politik Dosen Unwira Kupang: Perang Psikologis

NEWS ANALYSIS Mikhael Radjamuda Bataona, pengamat politik Dosen Unwira Kupang: perang psikologis

NEWS ANALYSIS Mikhael Radjamuda Bataona, Pengamat Politik Dosen Unwira Kupang: Perang Psikologis
POS KUPANG/ISTIMEWA
Pengamat Komunikasi Politik Unwira Kupang, Mikhael Radjamuda Bataona

NEWS ANALYSIS Mikhael Radjamuda Bataona, pengamat politik Dosen Unwira Kupang: perang psikologis

POS-KUPANG.COM - JIKA kita analisis, terbaca bahwa Partai Golkar sedang memainkan perang psikologis. Artinya, dengan duluan menetapkan bakal calon di empat kabupaten tersebut, sebenarnya Golkar mau menggoyahkan psikologi partai lain agar mau bergabung mengusung bakal calon tersebut.

Selain hitungan peluang menang yang lebih besar, Golkar merasa bahwa dengan mengajukan bakal calon mendahului survei, karena mereka mau meredam kebingungan mesin partai di level kabupaten untuk bekerja. Termasuk tadi mengganggu psikologis parpol lain.

WNI Positif Corona Jadi 6 Orang

Golkar merupakan partai besar, banyak pengalaman sehingga sudah paham bahwa selain menang atau kalah, konsolidasi mesin partai di empat kabuapten tersebut juga penting.

Dengan memastikan paket mendahului survei, waktu kerja para calon akan lebih lama, sekaligus menguatkan kohesi atau ikatan para kader dan militansi mereka dalam hajatan Pilkada.

Peraoalan lain yang bakal ditemui adalah menyangkut persetujuan parpol koalisi. Saya kira akan sulit, karena semua partai punya hitung-hitungan strategis maupun pragmatis. Akan sangat sulit mendikte partai lain, tetapi dalam politik gaya mendikte yang sedang diperagakan Golkar bisa saja efektif untuk daerah seperti Kabupaten Malaka, karena petahana maju lagi di sana.

Imigrasi Cegah Corona dari Timor Leste

Masalah berikutnya yang harus dihitung Golkar adalah, jika mereka memaksakan calon mereka dan tidak disetujui partai koalisi maka bisa saja mereka mengalami petaka politik. Dalam permainan kartu, kasus seperti ini biasa disebut Joker mati di tangan. Golkar dan para calon harus bekerja keras agar mereka bisa memastikan dukungan partai lain.

Golkar juga punya hitungan pragmatis dan taktis. Jadi murni soal peluang menang di empat kabupaten tersebut. (yel)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved