VIDEO - Petani di Belu Ramai-Ramai Budidaya Porang. Tanaman Ini Memiliki Banyak Khasiat

VIDEO - Petani di Belu Ramai-Ramai Budidaya Porang. Tanaman Ini Beraneka Khasiat. Budidaya itu dimulai dengan pembagian bibit porang kepada petani.

VIDEO - Petani di Belu Ramai-Ramai Budidaya Porang. Tanaman Ini Beraneka Khasiat

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA – VIDEO - Petani di Belu Ramai-Ramai Budidaya Porang. Tanaman Ini Beraneka Khasiat

Para petani di Kabupaten Belu, kini ramai-ramai budidaya porang atau dalam bahasa setempat disebut maekbako. Dalam bahasa latin, porang dikenal dengan istilah amorphophallus muelleri.

Budidaya tanaman ini baru dimulai tahun 2018 yang digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu.

VIDEO - Pertama di NTT, Lembata Punya Kapal Pinisi, Untuk Interkoneksi Wisata Antar Pulau

VIDEO – Sirait Berharap Lembata Jadi Kabupaten Ramah Anak di NTT

Video Live Streaming Mola TV Arsenal vs West Ham United Liga Inggris, Sabtu 7/3 Jam 21.30 WIB

Awalnya, para petani menerima bibit porang dari pemerintah. Setelah itu mereka menanam dan merawatnya hingga besar dan berproduksi.

Bahkan ada petani yang pernah panen. Bukti fisik porang yang mereka tanam tahun 2018 itu bisa dipertanggungjawabkan kepada pemerintah manakala pemerintah datang mengeceknya sampai ke lokasi.

Mereka tidak sependapat dengan komentar segelintir orang yang mengatakan budidaya porang gagal sebab yang menanam porang adalah petani dan mereka lihat hasil. 

"Kami sudah tanam. Ini hasilnya. Porang ada, penuh di kebun. Kami serius kerja dan rawat tanaman ini," kata Ketua Kelompok Tani Oreu Jaya Tukuneno, Desa Tukuneno, Melkianus D. Meak.

Lanjut Melkianus D. Meak, anggota kelompok tani belum pernah mengatakan program porang gagal karena porang yang ditanam itu masih hidup dan terus berkembang.

Bahkan di Desa Tukuneno, bukan hanya anggota poktan saja yang menanam porang,  tetapi warga lainnya dan banyak petani lain yang juga sama-sama menanam porang.

Halaman
1234
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved