Misa Rekonsiliasi Akhiri Musibah Feses di SMP Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere

Perayaan misa rekonsiliasi akhiri musibah feses di SMP Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere

POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Kapela Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere, Pulau Flores, Kamis (5/3/2020). 

Perayaan misa rekonsiliasi akhiri musibah feses di SMP Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - "Musibah" pemberian feses oleh siswa senior SMA terhadap adik kelas siswa Kelas VII SMP Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB), berakhir sangat dramastis.

Utusan siswa, orangtua murid dan guru pendamping melakukan doa rekonsiliasi di depan Pantung Bunda Maria, Kamis (5/3/2020) dalam perayaan misa yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr.Edwaldus Martinus Sedu di Kapale BSB.

Uskup Maumere Pimpin Misa Rekonsiliasi di Seminari Bunda Segala Bangsa

Untuk membawakan doa rekonsiliasi,utusan siswa SMP yang diwakili Alexandro Indra Saputra Mula, utusan siswa SMAS olej diwakili Alexandro Moti, utusan guru, dan perwakilan orang tua.

Satu per satu mereka menyampaikan doa kepada Bunda Maria meminta penguatan dan permohonan saling memaafkan atas terjadinya kasus feses yang sempat viral itu.

Ini yang Dilakukan Polres Sumba Timur Menekan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Perayaan ekaristi dihadiri orang tua korban, orang tua pelaku, dan sejumlah pejabat dari beberapa instansi seperti Polri dan TNI, dan unsur pemerintahan. Para siswa SMP dan SMA menempati bangku paling depan. Mereka tampak gagah dengan mengenakan pakaian tenun.

Praeses Seminari BSB, RD. Deodatus Du'u, menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya peristiwa tersebut. Diakuinya peristiwa tersebut telah mencoreng lembaga Seminari BSB.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas keterlibatan pelbagai pihak, terutama orang tua korban, sehingga lahir kemauan bersama untuk melakukan rekonsiliasi.

Menurut RD. Deodatus, rekonsiliasi sangat tepat sebagai media reflektif untuk melakukan pembenahan.
"Tidak akan ada lagi bentuk kekerasan apapun di lingkungan sekolah ini.Kalau terjadi lagi kita akan tindak tegas. saya mohon dukungan, dia dan sikap kita semua," ajak RD. Deodatus Du'u. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved