Bulog NTT Gelar Pasar Murah Hingga Esok, Jumat 6 Maret

Dengan kegiatan pasar murah ini, kami ingin menyampaikan kepada warga jangan panik. Karena stok pangan semuanya masih tersedia

Bulog NTT Gelar Pasar Murah Hingga Esok, Jumat  6 Maret
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
PASAR MURAH -- Kepala Perum Bulog Kanwil NTT, Taufan Akib bersama pejabat di kantor tersebut saat pose bersama mempromosikan stok pangan bulog, Rabu (4/3/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG  - Perum Bulog Kanwil NTT bekerja sama dengan beberapa tenant, seperti Hypermart, BNI, BRI, Pegadaian, Dekranasda dan La Moringa untuk menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan masyarakat, terutama kebutuhan pangan.

"Kalau di Jakarta, sempat beredar isu warga panic buying. Tapi dengan kegiatan ini ingin menyampaikan kepada warga jangan panik. Karena stok pangan semuanya masih tersedia," Kepala Perum Bulog Kanwil NTT, Taufan Akib, di Kupang, Rabu (4/3).

Seperti disaksikan Pos Lupang, mulai pukul 09.00 Wita, masyarakat yang biasanya membeli sembako di depan kantor mulai berdatangan untuk memanfaatkan Pasar Murah. Karena tidak hanya beras, minyak, bawang merah, bawang putih, terigu, bisa didapatkan, tapi masyarakat juga bisa membeli kebutuhan lainnya yang disediakan oleh mitra lainnya di lokasi tersebut. Ada yang membeli beras, bawang, minyak goreng, buah-buahan dan lainnya.

Taufan mengatakan Pasar Murah ini pertama bagi Perum Bulog NTT, semoga ini akan terus berlanjut agar masyarakat bisa mengakses kebutuhan pangan masyarakat. Seperti beras, minyak goreg, terigu, gula pasir, bawang merah, bawang putih dan lainnya.

Untuk gula pasir ketersediaan stok di gudang Bulog telah habis sejak Desember, sehingga Bulog menggandeng Hypermart untuk menyediakan gula pasir. "Kami sedang mengusahakan untuk mendatangkan gula pasir,"tuturnya.

Sedangkan untuk beras sangat mencukupi untuk NTT. Jadi warga tidak perlu panic buying. Karena kebutuhan penyaluran masih cukup untuk 8 bulan kedepan. Kalau terjadi lonjakan permintaan maka akan didatangkan dari Bulog di luar NTT.

Pasar Murah ini digelar selama tiga hari (4-6/3/2020) di Halaman Kantor Perum Bulog dan dijamin harga beras lebih murah dari pasaran. Misalnya ada beras yang dijual seharga Rp 8.800 per kilogram.

"Ada pula beras receng untuk anak kos dan pegawai yang tinggalnya jauh dari pusat kota bisa membeli beras ini agar tidak membawa banyak beras dan berat, beras receng lebih mudah," tuturnya.
Diharapkan masyarakat yang membutuhkan sembako bisa terpenuhi dan juga bisa menjaga stabilitas harga.

Pindah Tempat

Salah satu warga Naikoten I, Tia Nahak, merespon positif apa yang dilakukan Bulog lewat pasar murah ini.

"Sangat membantu masyarakat untuk memperoleh sembako dengan harga yang bisa dijangkau.

Diharapkan Bulog bersama lainnya bisa menggelar ini minimal diprogramkan satu bulan sekali. Tidak hanya di lokasi Bulog saja tapi juga berpindah-pindah sesuai kebutuhan masyarakat seperti di desa pinggiran juga, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah bisa menjangkau sembako," katanya yang hendak membeli bawang, beras, minyak dan kebutuhan sehari-hari ini.

Hal senada juga disampaikan Rosmini Tokan, yang sangat antusias dengan hadirnya Pasar Murah di Kantor Bulog.

"Semoga pasar murah ini bisa dibuka di tempat yang dekat dengan tempat tinggal kami, sehingga bisa mengjangkau lebih banyak masyarakat yang setiap hari ada di rumah. Seperti mama-mama yang ada di rumah terus tidak bisa kemana-mana karena tidak ada kendaraan," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved