Salam Pos Kupang

Umroh dan Virus Corona

Ayo mari membaca dan simak Salam Pos Kupang berjudul umroh dan Virus Corona

Umroh dan Virus Corona
Dok
Logo Pos Kupang

Ayo mari membaca dan simak Salam Pos Kupang berjudul umroh dan Virus Corona

POS-KUPANG.COM - VIRUS Corona yang menewaskan ratusan orang di China benar-benar mengkhawatirkan negara-negara di dunia. Berbagai langkah antisipasi pun dilakukan.

Di Indonesia misalnya, setiap pintu masuk baik udara maupun laut dilakukan pengawasan melekat, bahkan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk diperiksa untuk memastikan apakah WNA itu positif atau negatif terhadap Virus Corona.

Mahasiswa Fisika Unwira Hadirkan Ceria di Panti Asuhan Sonaf Maneka Kupang

Demikian juga Arab Saudi yang merupakan negara penyelenggara umroh. Untuk mengantisipasi jangan sampai virus corona menyebar ke negara penghasil minyak dunia itu, Arab Saudi menutup sementara penyelenggaraan umroh.

Pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umroh dan wisata bagi jemaah asal Indonesia, walau Indonesia baru diumumkan dua orang terserang Virus Corona.

TRIBUN WIKI: Awesome March On The Rock Hotel Hadir untuk Anda

Kebijakan itu jelas berdampak terhadap pemberangkatan jemaah calon haji, termasuk jemaah calon haji asal NTT seperti dialami oleh Rosdiana. Di NTT tercatat 89 orang jemaah batal melaksanakan ibadah umroh.

Kita sepakat dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Haji Abdul Kadir Makarim yang mengimbau jemaah umroh asal NTT menaati aturan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Tentunya aturan itu demi kebaikan negara dan jemaah umroh itu sendiri.

Untuk itu para jemaah umroh diharapkan bersabar menghadapi ujian iman ini. Kita yakin pada saatnya virus corona sudah dapat diatasi melalui teknologi kesehatan. Dari sisi iman, mungkin ini cobaan dari Allah. Allah menguji iman umatnya. Kita yakin suatu saat jemaah umroh yang tertunda sudah bisa menunaikan ibadah umroh disaat virus corona tidak lagi mengancam keselamatan umat manusia dunia.

Kita juga berharap biro umroh tidak memotong uang calon jemaah jika calon jemaah haji ingin menarik kembali uangnya, apalagi menambah biaya-biaya baru. Untuk itu, negara harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah calon haji yang tertunda niat umroh tahun ini.

Pemerintah melalui Kementerian Agama harus melakukan pengawasan dan pengayoman agar calon jemaah haji yang tertunda keberangkatan karena kebijakan pemerintah Arab Saudi tidak resah. Kita doakan semoga virus corona yang mengancam dunia saat ini segera teratasi.*

Penulis: PosKupang
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved