Satgas Yonif R 142/KJ Gagalkan Penyelundupan 1.385 Liter Minyak Tanah ke Timor Leste

Sedangkan penggagalan penyelundupan barang dari Timor Leste ke Indonesia berupa 19 dus miras BS dan 5 dos miras OB.

POS KUPANG/TENI JENAHAS
Inilah barang bukti hasil penggagalan penyelundupan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timut Yonif Raider 142/KJ. Gambar diambil, Senin (2/3/2020). 

Satgas Yonif R 142/KJ Gagalkan Penyelundupan 1.385 Liter Minyak Tanah ke Timor Leste

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Selama bertugas kurang lebih tujuh bulan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timut Yonif Raider 142/KJ sudah berhasil menggagalkan penyelundupan (galdup) minyak tanah ke Timor Leste sebanyak 1.385 liter dan bensin 410 liter. Kemudian, menggagalkan penyelundupan 80 kilogram pupuk petroganik dan 43 dus tembakau shag.

Sedangkan penggagalan penyelundupan barang dari Timor Leste ke Indonesia berupa 19 dus miras BS dan 5 dos miras OB.

Satgas juga berhasil mendapatkan senjata springfield 4 pucuk, senjata rakitan 1 buah dan magazen pisto 1 buah. Kemudian, Munisi 10 butir dari berapa jenis dan dua jenis bahan peledek.

Demikian data hasil operasi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timut Yonif Raider 142/KJ yang diperoleh Pos Kupang.Com, Senin (2/3/2020).

Barang bukti penggagalan penyelundupan ini masih diamankan di Mako Satgas dan akan dimusnahkan pad waktunya setelah mendapat petunjuk dari komando satuan atas.

Saat kunjungan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II atau Kaskogabwilhan II, Mayjen TNI Joko Warsito, Senin (2/3/2020) sempat melihat barang bukti hasil penggagalan penyelundupan.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Joko Warsito menanyakan soal barang bukti minyak tanah yang cukup banyak diamankan.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timut Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Ikhsanudin, S.Sos.,M.M mengatakan, minyak tanah sering diselundupakan ke Timor Leste karena selisih harga sangat jauh.

"Di sini harga satu liter Rp 5.000, di sana hampir Rp 15.000 karena pakai dolar", jalas Ikhsanudin.

Kaskogabwilhan II, Mayjen TNI Joko Warsito kepada wartawan mengatakan, ia sudah menegaskan kepada prajurit Satgas Pamtas Sektor Timur agar memperhatikan masalah penyelundupan.

Ini Alasan Keluarga Duga Polce Lerrick Meninggal Tidak Wajar

Lakalantas Tunggal di Jln Tamonob Penfui, Pelajar SMP Patah Tangan

Terkait Virus Corona, Petugas Imigrasi Atambua Mencurigai Satu Warga Cina

Mayjen Mayjen TNI Joko Warsito Sebut Kinerja Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Bagus

Tingkatkan Kualitas Kesehatan,Pemkot Kupang Akan Adakan MRI, Siloam Hadirkan Mikroskop Bedah

"Penekanannya, laksanakan tugas dengan optimal mungkin. Tidak boleh ada penyelundupan, semuanya harus legal", tegas Warsito. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved