PLN Dukung Kelistrikan PLBN Maritaing

PLN akan turut mendukung kelistrikan dalam pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing di Kabupaten Alor

PLN Dukung Kelistrikan PLBN Maritaing
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
PLN NTT melakukan pertemuan dengan Bupati Alor, Amon Djobo di ruang kerjanya, Senin (2/3/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PLN akan turut mendukung kelistrikan dalam pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dimulai awal 2020

Manager UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Kupang Arif Rohmatin saat pertemuan dengan Bupati Alor, Amon Djobo di ruang kerjanya, Senin (2/3) mengatakan, tim PLN sudah melakukan survei PLBN Maritaing (ujung alor Timur) bersama Manager Komunikasi, Manager ULP Kalabahi dan jajarannya.

"PLN dalam mendukung pelabuhan dan PLBN akan melakukan beberapa rencana kedepan. Pertama PLN akan meningkatkan jam operasional dari 12 jam menjadi 24 jam pada Mei 2020," kata Arif dalam rilis yang diterima Senin (2/3).

Kuota Rumah Subsidi Tambah 332 Ribu Unit Tapi Dengan Skema Selisih Suku Bunga

Maritaing sebagai pintu gerbang Indonesia yang berbatasan laut dengan negara Timor Leste, saat ini disuplai dari PLTD Maritaing sebesar 265 kW yang dikelola Sub ULP (Unit Layanan Pelanggan) Maritaing dengan Beban puncak 153 kW, mampu melistriki enam desa dan satu kelurahan di Kecamatan Alor Timur dengan 700 pelanggan.

Selanjutnya PLN akan menambahkan kapasitas pembangkit menjadi 500 kW dan menyelesaikan perluasan jaringan sekitar 2 kms dari eksisting ke rencana lokasi pelabuhan Internasional.

Manager UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Cahyo Gunadi menambahkan bahwa dalam tahun ini akan menyelesaikan proyek listrik pedesaan di Desa Padangpanjang Kecamatan Alor Timur yang mampu melistriki sekitar 400 kk.

Sementara itu, Bupati Alor Amon Djobo mengucapkan terima kasih kepada PLN pusat dan GM PLN Unit Induk Wilayah NTT beserta jajarannya di Kabupaten Alor yang mendukung NTT Terang dan Alor Terang.

Ia mengatakan, dari 158 desa, 17 Kecamatan dan 17 Kelurahan, sekitar 100-an desa sudah teraliri listrik dan masih 52 desa belum. Dan harapannya semoga ditahun mendatang 52 desa bisa dilistriki.

"Alor merupakan bagian daerah perbatasan untuk itu seperti pelabuhan nantinya semoga PLN sudah merencanakan pembangunan seperti gardu dan pemenuhan kelistrikan dimana perbatasan nantinya akan butuh aktivitas tinggi," tutup Amon.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved