Belum Termasuk Penyelenggaraan

Dispora Hitung Dana Rp 4 Triliun Bila Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

Pak gubernur perintahkan, apapun yang terjadi, NTT harus jadi tuan rumah. Kami kemudian diarahkan juga untuk koordinasi dengan KONI.

Dispora Hitung Dana Rp 4 Triliun Bila Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028
PK/EKO
Kadispora NTT dan staf pose bersama pengurus KONI NTT seusai pertemuan di ruang rapat KONI NTT, Senin (2/3). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Dinas (Kadis) Kepemudaan dan Olahraga NTT, Dra. Hildagadris Bria Seran dalam paparannya mengatakan, pihaknya bersama tim teknis sudah mencoba menyusun draft grand design NTT menjadi tuan rumah PON XXII 2028. Untuk persiapan sarana dan prasarana, dibutuhkan dana lebih dari Rp 4 triliun.

"Terkait kesiapan NTT jadi tuan rumah PON 2028, kami sudah presentasi ke gubernur. Dan, pak gubernur perintahkan, apapun yang terjadi, NTT harus jadi tuan rumah. Kami kemudian diarahkan juga untuk koordinasi dengan KONI," tegas Bria Seran.

KONI Dukung NTT Tuan Rumah PON XXII 2028

Dia mengatakan, dalam grand design yang siapkan, akan ada lima daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Manggarai Barat dan Sumba Timur. Menurut Bria Seran, selain ketersediaan sarana dan prasarana di daerah ini, juga faktor lain seperti penginapan dan lainnya menjadi bahan pertimbangan.

"Akan ada 39 cabang olahraga yang dipertandingkan nanti. Sesuai data dari KONI NTT, saat ini baru ada 29 cabang olahraga yang diajukan ini, ada di NTT. Masih ada 10 cabang yang belum ada kepengurusannya di NTT. Untuk itu kami harapkan dukungan dari KONI NTT terkait hal ini," ujarnya.

Terkait sarana dan prasarana, Bria Seran mengatakan, saat ini sedang dibangun kompleks olahraga yang cukup lengkap di Tilong, Kabupaten Kupang. Di lokasi ini, ujarnya, akan dibangun stadion, GOR, asrama atlet dan lainnya.

"Ada lahan lebih dari 40 hektar yang nantinya akan dibangun pusat olahraga di Tilong. Selain itu, di Kota Kupang akan dibangun di wilayah Naioni, juga di kabupaten lainnya. Untuk membangun semuanya itu, kita butuh dana sekitar Rp 4 triliun. Dana itu dari APBD, APBN maupun sponsor atau bapak asuh. Untuk itu, kami minta bantuan KONI NTT untuk komunikasi dengan KONI Pusat," ujarnya. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved