PLN Janji Akan Bangun 6 PLTS di NTT

General Manager PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko menjelaskan 6 PLTS di Sikka, Ende, Alor, Manggarai Timur, Sumba Timur, dan Sumba Barat.

PLN Janji Akan Bangun 6 PLTS di NTT
POS KUPANG/DION KOTA
Presiden Jokowi berbincang dengan Direktur PT LEN Industri Ahraham Mose saat meninjau PLTS Oelpuah di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (27/12/2015). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - General Manager PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko menjelaskan 6 PLTS di Sikka, Ende, Alor, Manggarai Timur, Sumba Timur, dan Sumba Barat.

Selanjutnya pembangunan PLTS dari pinjaman luar negeri untuk 19 desa di Manggarai Barat, Sumba Timur, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Alor, Timur Tengah Selatan

Mengenai kondisi kelistrikan di NTT yakni daya mampu pembangkit saat ini 330 MW, beban puncak 213 MW dengan cadangan daya 113 MW (34,2 persen), panjang transmisi 752,3 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 8.297 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 8.483 kms, gardu induk 315 MVA, 5.044 unit trafo dengan daya 373,67 MVA.

Ignatius mengatakan hal tersebut saat rapat dengan Komisi IV DPRD NTT berkaitan dengan Rasio Elektrifikasi (RE) di NTT, Rabu (26/2). Rapat dihadiri Ince Sayuna, Agus Lobo, Nelson Matara, Refafi Gah, Boni Jebarus dan beberapa anggota DPRD lainnya.

Ignatius dalam rilis yang diterima dari PLN UIW NTT, Kamis (27/2) menjelaskan, berdasarkan luasan wilayah kerja PLN UIW NTT yakni 248.718 kilometer persegi, 1.192 pulau, sudah berpenghuni 44 pulau, dan 29 pulau sudah berlistrik.

Selama Bank NTT REI Millenial Urban Expo 2020 Terjual 131 Unit Rumah

"Rasio elektrifikasi NTT saat ini sudah 86,36 persen dengan total 816.433 pelanggan dan Rasio desa berlistrik 3.086 atau 92,04 persen dari 3.353 desa," jelasnya.

Untuk meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB) di tahun 2020, PLN akan melistriki 267 desa yang belum berlistrik dengan pembangunan PLTS untuk 42 desa, Tabung Listrik (TaLis) 24 desa, dan perluasan jaringan untuk 201 desa.

"Akan juga dibangun 6 PLTS di Sikka, Ende, Alor, Manggarai Timur, Sumba Timur, dan Sumba Barat. Selanjutnya pembangunan PLTS dari pinjaman luar negeri untuk 19 desa di Manggarai Barat, Sumba Timur, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Alor, Timur Tengah Selatan," ucapnya.

Tidak hanya itu, kata Ignatius Rendroyoko, di tahun 2019 untuk tingkatkan RE NTT, PLN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 12.503 rumah tangga, lalu Melalui program OMOH (One Men One Hope) dimana semua pegawai PLN donasi sebesar Rp750.000, untuk membantu Pasang Baru Listrik kepada masyarakat yang tidak mampu sejumlah 800 rumah tangga.

Lalu turut serta Pemda Sikka membantu 1.725 pelanggan, dan Pemda Manggarai 600 rumah tangga, serta Kementerian ESDM 657 rumah tangga.jelas Rendroyoko

Sementara itu, Pimpinan Dewan, Ince Sayuna mengapresiasi PLN, "Terima kasih atas kinerja PLN yang sudah lebih baik bila dibandingkan dengan beberapa tahun lalu karena kami sudah merasakan perbaikan pelayanan yang sangat meningkat" ucapnya

Ia mengatakan, informasi dan data yang diberikan sangat baik dan mudah dipahami, harapannya apabila PLN ada kendala, bisa langsung berkoordinasi dan kita bersama mencari soslusi.

Berkaitan dengan RE yang masih terus dikejar, beberapa tantangan juga ditanyakan terkait lokasi-lokasi tertentu yang sudah ada pembangunan jaringan listrik tetapi seperti di Sumba, Timor dan Flores antara lain Nggongi, Waejewa Tengah, Amfoang Tengah, Amfoang Timur, Fatuleu Barat, Takari, Kupang, Desa Naiolin Amanatun Desa Satarlenda Waerobo, dan beberapa lokasi lainnya yang belum selesai.

Menanggapi hal tersebut Rendroyoko menyampaikan bahwa beberapa lokasi pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan listrik belum selesai karena ketidakmampuan kontraktor dan saat ini sudah dilakukan pelelangan kembali sehingga pekerjaan dapat diselesaikan.

Selain itu, ada juga beberapa desa jaringan listrik sudah masuk namun masyarakat belum menikmati energi listrik karena ketidakmampuan membayar biaya penyambungan. "Harapan kami sinergi antara Pemerintah, DPRD, dan masyarakat pada umumnya terus berlanjut untuk meningkatkan perekonomian yang lebih baik," tutup Rendroyoko. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved