Akibat Penangguhan Sementara Masuk Arab Saudi, Biro Haji & Umrah Tunda Keberangkatan Jemaah Kupang

telah menerima surat pemberitahuan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terkait penangguhan tersebut.

POS KUPANG/RYAN NONG
Kepala Cabang PT Arminareka Cabang Kupang, Hj Halimah Silli S.Pd 

Akibat Penangguhan Sementara Masuk Arab Saudi, Biro Haji & Umrah di Kupang Tunda Keberangkatan Jemaah 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Biro Perjalanan Haji dan Umroh di Kota Kupang menunda keberangkatan sejumlah jemaah yang akan melaksanakan umroh di Arab Saudi pada Maret mendatang. Keputusan penundaan ini diambil setelah pihak Arab Saudi mengeluarkan larangan masuk atau penangguhan masuknya jamaah umroh ke Arab Saudi pada Kamis (27/2/2020) kemarin. 

Di Biro Perjalanan Haji dan Umroh Arminareka Cabang Kupang misalnya. Pihak biro perjalanan telah melakukan penundaan keberangkatan terhadap calon jemaah umrah yang sedianya akan diberangkatkan bulan depan. 

Kepala Cabang PT Arminareka Cabang Kupang, Hj Halimah Silli S.Pd kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terkait penangguhan tersebut. 

Ia mengatakan, menindaklanjuti hal itu, pihaknya telah menginformasikan hal tersebut kepada calon jamaah umrah yang akan melakukan umroh melalui biro perjalanan mereka. 

"Terkait ini, kita sudah sampaikan kepada calon jamaah umroh dan alhamdulilah mereka mengerti dan menganggap ini sebagai ujian Tuhan," ujar Hj Halimah pada Jumat (28/2/2020) sore. 

Kepada para calon jemaah umroh, lanjutnya, telah dijelaskan bahwa pihak biro baik di pusat maupun di seluruh cabang mengambil sikap untuk mengikuti larangan tersebut dan menunda pemberangkatan. 

Rencana awalnya, sebanyak delapan calon jamaah asal NTT akan melaksanakan umroh pada periode Maret mendatang. Mereka akan diberangkatkan tanggal 26 Maret 2020 melalui Jakarta. Persiapan mereka bahkan telah rampung dengan seluruh administrasi dan kelengkapan perjalanan telah disiapkan termasuk paspor. 

Ia mengatakan, penundaan tersebut akan disesuaikan dengan keputusan dan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi

"Intinya dari pihak kita akan menyesuaikan dengan pemerintah Arab Saudi. Kalau larangan dicabut maka akan kita berangkatkan jemaah yang sudah siap," ujar Hj Halimah.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved