Ibu RT Korupsi

Tangisan dan Pelukan Putri Sulung Hantar Sang Mama Ditahan Di Rutan Maumere

Mengenakan pakaian rumah yang rapih, sang putri rupanya sudah tahu apa yang akan terjadi sang Bunda.

Tangisan  dan Pelukan Putri Sulung Hantar Sang  Mama Ditahan Di Rutan  Maumere
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Tersangka dugaan korupsi ADD Kowe, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Maria Goreti Lili Suryani Nona Ros alias Nona Ros, Kamis (27/2/2020) turun mobil tahanan Kejari Maumere dibawa ke Rutan Kelas II B diantar Kasi Pidsus, Jermias Pena, S.H. 

Tangisan  dan Pelukan Putri Sulung Hantar Sang  Mama Ditahan Di Rutan  Maumere

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Kamis  siang sekitar   pukul  13.00  Wita,  putri   sulung  mantan   bendahara  dana  Desa  Kowe, Kecamatan Mego, Kabupaten  Sikka,   Pulau Flores,  Maria  Goreti Lili  Suryani  Nona Ros alias Nona   Ros (42)  mendadak  muncul di   Kantor Kejaksaan Negeri  Maumere.

Mengenakan  pakaian rumah  yang rapih, sang  putri  rupanya  sudah  tahu apa yang akan terjadi sang Bunda.   Siswi kelas II salah  satu   SMK di  Kota Maumere, menenteng satu  tas  coklat berisi  pakaian   sang  mama, Nona Ros.

Kehadiran sang putri setelah  Nona  Ros  mengirim pesan  kepadanya   supaya  membawakan  tas dana pakaian.

Suasana  haru mewarnai pertemuan ibu  dan anak. Tak banyak kata  terucap.  Tangan putri  sulung  melingkar di  leher sang mama di  kursi   tamu  Ruangan  Kepala  Seksi Pidana  Khusus  Kejari  Maumere. Keduanya menangis  sambil berpelukan.

Entah apa yang dibisikan  sang mama dan anak  siang tadi. Keduanya  saling menguatkan  menghadapi  cobaan ini.

Kepala  Seksi Pidana  Khusus  Kejari  Maumete, Yermias  Penna, S.H, menyaksikan pertemuan   turut membesarkan hati sang  anak agar kuat  menghadapi  masalah  yang  harus ditanggung  sang  mama.

“Mungkin  selama  persidangan  di  Kupang  tidak  bisa  bertemu  mama.  Tapi kalau  nanti selesai sidang  dan dipindahkan  ke Rutan  Maumere,  bisa  bertemu  lagi,” pesan Yermias Penna.

Nona  Ros,  ibu  dua anak dari perwakinan dengan Yoseph  David,  telah merantau  setahun  lalu  ke Batam,  Propinsi  Kepulauan  Riau.

Ia  mengatakan, sebelum memenuhi  panggilan  Kejaksaan  Negri  Maumere,  Kamis pagi  dia  tak  sangka akan ditahan. ia  pamitan  kepada anaknya, hari ini   harus bertemua jaksa.

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved