Bupati Don : Ruang Kelas Harus Ramah Anak dan Menyenangkan

agar manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan ikuti serius. Sehingga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

Bupati Don : Ruang Kelas Harus Ramah Anak dan Menyenangkan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Bupati Kabupaten Nagekeo, Johanes Don Bosco Do 

Bupati Don: Ruang Kelas Harus Ramah Anak dan Menyenangkan

POS-KUPANG.COM | MBAY --Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, membuka kegiatan pelatihan bagi fasilitator daerah pada kegiatan literasi dasar berbasis KKG tahun 2020.

Kegiatan berlangsung di Hotel Kasih Danga Kota Mbay Kabupaten Nagekeo, Selasa (25/2/2020) hingga Jumat (28/2/2020).

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do berpesan kepada fasilitator dan semua guru agar membuat suasana menyenangkan diruang kelas.

Di sekolah harus menjadi sebuah tempat menyenangkan bagi semua orang berada disana. Sehingga membuat orang betah saat berada di sekolah.

"Mujizat, terjadi ketika kesempatan datang tidak dua kali, langsung direspon. Ini reaksi cepat.
Ruang kelas harus menyenangkan. Jangan sudah susah di rumah, tambah stres di kelas. Suasana kelas harus ramah anak," ujar Bupati Don.

Bupati Don menegaskan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) tidak boleh tangung-tanggung. Butuh menajemen bagaiman merespon cepat setiap kesempatan menuju perubahan yang lebih baik.

"Kita perlu bergerak cepat. Kebutuhan para fasilitator daerah dicukupkan. Bukan dilebih-lebihkan. Yakin bahwa kita akan bergerak dengan model dan cara kerja seperti itu," ujar Bupati Don.

Bupati Don meminta agar manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik dan ikuti serius. Sehingga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

"Passion mereka, yayasan inovasi sumba tidak percuma. Bukan buang garam ke laut di Nagekeo.
Kita berupaya, fasilitator daerah bisa dimudahkan dengan fasilitas standar dalam tugas layanan," ujar dia.

Sementara itu Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Nagekeo, Silvester T. Sada, menjelaskan, peserta pelatihan fasilitator daerah sebanyak 30 orang terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah dasar dan guru SD yang dinyatakan layak pada saat seleksi fasilitator daerah yang telah di laksanakan pada tanggal 20 hingga 21 Februari 2020.

Silvester menyebutkan kegiatan Pelatihan Fasilitator Daerah merupakan kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo dengan Inovasi Sumba – NTT.

Kadis Kesehatan Kota Kupang : Pembalikan Paradigma Takuju Menjadi Paradigma Hidup Sehat

Gerakan Literasi Harus Digalakan di Sekolah, Berikut Tujuannya!

Polisi Limpah Berkas Perkara Tahap Satu Kasus Kakek Cabuli Cucu Tirinya

Terlambat Disiapkan Baju Untuk Hangout, Pelajar di Kupang Tega Aniaya Ibunya

"Embrio hadirnya literasi inovasi ini di suport oleh Yayasan Inovasi Sumba - NTT sebagai pendorong hadirnya literasi inovasi di Kabupaten Nagakeo dan selanjutnya akan dilanjutkan oleh Fasilitator Daerah sebagai penggerak Literasi Dasar Berbasis KKG," ujar dia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved