BP Jamsostek NTT sosialisasikan Kenaikan Manfaat

Santunan BP Jamsostek naik mencapai 1350 persen.skema manfaat beasiswa menjadi salah wujud hadirnya negara bagi Pekerja dan keluarganya

BP Jamsostek NTT sosialisasikan Kenaikan Manfaat
BP JAMSOSTEK NTT untuk POS-KUPANG.COM
BP Jamsostek NTT melakukan sosialisasi kenaikan manfaat 1350 persen 

OS-KUPANG.COM | KUPANG - Santunan BP Jamsostek naik mencapai 1350 persen. Khusus untuk beasiswa yang sebelumnya hanya Rp12 juta, naik menjadi Rp174 juta. Untuk TK sampai SD atau sederajat Rp1,5 juta per tahun, per anak, SMP Rp2 juta, SMA Rp3juta dan Perguruan Tinggi Rp12 juta.

Kepala Cabang BP Jamsostek NTT, Armada Kaban melalui rilis yang diterima Pos-Kupang,com, Kamis (27/2) mengatakan, sosialisasi SIAP 82 kepada mitra kerja PLKK yang ada di Kabupaten TTU, Belu dan Malaka.

"Beasiswa BP Jamsostek diberikan kepada 2 orang anak peserta BP Jamsostek yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Beasiswa tersebut akan diberikan sejak taman kanak-kanak (TK) hingga kuliah dengan besaran jumlah ditentukan sesuai tingkat pendidikan," ujarnya.

Pertama, pendidikan TK sampai dengan SD atau sederajat sebesar Rp1,5 juta per tahun untuk setiap orang, dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 8 tahun.

Kedua, pendidikan SLTP atau sederajat sebesar Rp2 juta per orang setiap tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 3 tahun.

Ketiga, pendidikan SLTA atau sederajat sebesar Rp3 juta per tahun, dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 3 tahun. Keempat, pendidikan tinggi maksimal strata 1 atau pelatihan sebesar Rp12 juta per tahun dengan menyelesaikan pendidikan maksimal 5 tahun.

Pengajuan klaim beasiswa dilakukan setiap tahun, dan bagi anak dari peserta yang belum memasuki usia sekolah sampai dengan sekolah di tingkat dasar, saat peserta meninggal dunia atau cacat total, beasiswa diberikan pada saat anak memasuki usia sekolah. Terakhir beasiswa berakhir pada saat anak peserta mencapai usia 23 tahun, menikah atau bekerja.

Pemerintah berharap melalui BP Jamsostek, skema manfaat beasiswa menjadi salah wujud hadirnya negara bagi Pekerja dan keluarganya. Hal tersebut selaras dengan Misi BP Jamsostek yaitu melindungi dan menyejahterakan pekerja dan Keluarganya.

Kabid Pelayanan BP Jamsostek NTT, Syamsul Anas, menyatakan pelayanan kasus kecelakaan kerja sangat sederhana. Apabila peserta BP Jamsostek mengalami kecelakaan kerja cukup dibawa ke jaringan PLKK. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved