Antisipasi Dampak Kekeringan, Pemkab Manggarai Barat Pantau Sejumlah Lahan Petani

Antisipasi dampak kekeringan, Pemkab Manggarai Barat pantau sejumlah lahan petani

Antisipasi Dampak Kekeringan, Pemkab Manggarai Barat Pantau Sejumlah Lahan Petani
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
Sawah Lembor beberapa waktu lalu. 

Antisipasi dampak kekeringan, Pemkab Manggarai Barat pantau sejumlah lahan petani

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Mengantisipasi dampak kekeringan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, memantau langsung beberapa lokasi pertanian yang biasanya rawan terjadi kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Mabar Anggalinus Gapul, menyampaikan dari hasil pantauan semuanya masih aman karena curah hujan mencukupi saat ini.

Warga Desa Rigi Boawae Nagekeo Butuh Bibit Kedelai

"Kami sudah pantau keliling ke sejumlah tempat, seperti ke sawah tadah hujan Terang, ke Datak di Kecamatan Welak serta di Lembor Selatan. Semuanya masih aman karena dalam minggu-minggu terakhir curah hujan mencukupi," kata Anggalinus kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (27/2/2020).

Dia menjelaskan, tanaman padi di beberapa lokasi itu tumbuh subur terutama di Sawah Terang.

Terpisah salah satu petani Terang, Aryanto menyampaikan bahwa saat ini lahan sawahnya sudah dikerjakan.

Dua Bulan Kasus DBD Serang Belu Terjadi 136 Kasus Satu Orang Meninggal Dunia

"Sawah saya sudah dikerjakan dan sudah tanam. Sampai saat ini hujan cukup sering sehingga sangat membantu petani," kata Aryanto.

Untuk diketahui, wilayah Labuan Bajo juga dalam beberapa minggu terakhir sering diguyuri hujan, bahkan sesekali disertai angin. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved