Puasa Rajab

Ketahuilah, Ini 6 Amalan Sunah Dilakukan Selama bulan Rajab 1441 H, Istighfar dan Banyak Sholat

Inilah 6 amalan yang bisa kamu lakukan selama bulan Rajab. Mulai dari Istighfar hingga perbanyak Sholat

(www.freepik.com/muslimgirl.com)
Ilustrasi Doa 
Ketahuilah, Ini 6 Amalan Sunah Dilakukan Selama bulan Rajab 1441 H, Istighfar dan Banyak Sholat
POS-KUPANG.COM - Selasa 25 Februari 2020 memasuki bulan Rajab 1441 H, ini dia deretan amalan yang bisa dilakukan mulai dari berpuasa dan baca doa ini pagi dan sore.

Menurut perhitungan tanggal hijriah, hari ini Selasa 25 Februari 2020 memasuki bulan Rajab.

Bulan Rajab ini bisa dibilang sebagai bulan yang istimewa.

Sebulan sebelum memasuki Ramadhan, bulan Rajab termasuk dalam bulan suci dalam Islam.

Termasuk bulan istimewa ada beberapa amalan yang bisa kamu lakukan di bulan ini.

Puasa Rajab Bidah atau Sunnah? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad, Ustadz Adi Hidayat & Buya Yahya

Apalagi ada banyak pahala yang bisa kamu dapatkan dari melakukan sederet amalan di bawah ini.

Inilah Doa yang Dibaca Rasulullah Memasuki Bulan Rajab, Lengkap dengan Lafal Latin dan Arti (destinationksa.com)

Apa saja amalan yang bisa dilakukan di bulan Rajab ini?

Ini dia 6 amalan yang bisa dilakukan selama bulan Rajab dikutip TribunMataram.com dari NU Online:
1. Memperbanyak Sayyidul Istighfar

Berdoa
Berdoa (gawaher.com)


Umat muslim dianjurkan untuk banyak memohon ampun atas dosa-dosanya di bulan Rajab.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca sayyidul istighfar saat pagi dan sore.

Barang siapa yang membaca ini dan meninggal, maka ia masuk surga.

Adapun bacaan sayyidul istighfar adalah:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta Rabbi laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu. A’udzubika min syarri maa shana’tu. Abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzambii faghfirlii … fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”
2. Perbanyak Sholat

Ilustrasi Sholat Tahajud
Ilustrasi Sholat Tahajud (blog.uns.ac.id)


Habib Muhammad bin Yahya dari Indramayu, Jawa Barat di bulan Rajab telah diturunkan perintah sholat.

"Maka jangan tinggalkan shalat. Ibadah sholat, adalah ibadah istimewa," terangnya.


Pihaknya juga menyampaikan semua ibadah bagus, dari sekian banyak ibadah yang paling istimewa adalah sholat.

Dan juga membaca Istighfar Rajab.

Banyak di antara kita mungkin masih sedikit asing dengan bacaan Istighfar Rajab.

Namun bila membaca setidaknya dua atau empat kali Istighfar Rajab di dalam hidupnya, niscaya Allah akan mengampuni dosanya, meskipun ditetapkan akan masuk nera
3. Perbanyak Puasa
Puasa Bulan Rajab
Puasa Bulan Rajab (Tribunnews.com)


Beberapa berpendapat bahwa hadits yang meriwayatkan puasa di bulan Rajab adalah dhaif, sehingga bila dilakukan adalah bid'ah.

Namun ada pula yang berpendapat bahwa puasa Rajab hukumnya sunah, bila dilaksanakan di waktu-waktu yang tidak dilarang.


Seperti TribunJogja.com kutip dari Tebu Ireng Online, ada beberapa riwayat yang menerangkan keutamaan puasa Rajab.

Puasa tanggal 1 Rajab sama dengan menghapus dosa 3 tahun.

Puasa tanggal 2 sama dengan menghapus dosa 2 tahun.

Puasa tanggal 3 sama dengan menghapus dosa 1 tahun.

Berikut ini niat puasa bulan Rajab :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta'alaa

Nabi juga menganjurkan untuk berpuasa pada bulan haram (bulan mulia) sebagaimana diriwayatkan dari Mujibah al-Bahukuyah, Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haran," Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad.

Usamah pernah berkata pada Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulallah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban," Rasul menjawab: "Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadhan yang dilupakan oleh kebanyakan orang," (Riwayat al-Nasa'i dan Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Huzaimah).

Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis Muslim yang hukumnya sahih.

Bahkan berpuasa dalam bulan mulia disebut Rasulullah sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan.
4. Perbanyak Doa
Ilustrasi Doa
Ilustrasi Doa ((www.freepik.com/muslimgirl.com))


Saat memasuki bulan Rajab, Rasulullah SAW membaca doa ini:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ وَاَعِنَّا عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ

Allohumma baarik lanaa fii rojaba wa sya'banaa wa ballighnaa romadhonaa

Artinya:
"Ya Alloh berilah kami keberkahan di bulan Rojab dan Sya'ban dan sampaikan kami pada bulan Romadhon."

Sementara itu di hari Jumat terakhir bulan Rajab saat khotib salat jumat duduk di antara dua khutbah, maka seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ini sebanyak 35 kali:

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

Bila membaca doa tersebut, insyaallah sakunya tidak akan sepi dari uang, asalkan diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh.
5. Perbanyak Dzikir

Tasbih Dzikir
Tasbih Dzikir (yadim.com.my)


Rasulullah SAW bersabda, "Dua kalimat yang ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan, dan disukai oleh (Allah) Yang Maha Pengasih yaitu kalimat Subhanallah Wabihamdihi, Subhanallahil 'Azhim,"(HR Bukhari 7/168 dan Muslim 4/2072)

Yang artinya "Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Agung."

Banyak di antara kita mungkin masih sedikit asing dengan bacaan Istighfar Rajab.

Namun bila membaca setidaknya dua atau empat kali Istighfar Rajab di dalam hidupnya, niscaya Allah akan mengampuni dosanya, meskipun ditetapkan akan masuk neraka.

Guru Mulia Almaghfurlah KH. Muhammad Anwar Basya Bin Abu Bakar Asnawi menganjurkan untuk membaca istighfar Rajab setelah shalat malam atau setelah shalat Dhuha atau minimal sehari dibaca satu kali kapanpun dan di manapun teruama selama bulan Rajab.

Adapun fadhilahnya adalah sebagai berikut:

1. Nabi Muhammad saw bersabda: Barang siapa membaca istighfar Rajab, maka akan dibangunkan 80 negeri di surga, setiap negeri mempunyai 80 maghligai, setiap maghligai mempunyai 80 rumah, setiap rumah mempunyai 80 kamar, setiap kamar ada 80 bantal dan setiap bantal ada 80 bidadari.

2. Nabi Muhammad saw juga bersabda kepada sayyidina Ali Bin Abi Thalib ra:" Wahai Ali, tulislah raja istighfar ini, karena siapa yang membacanya atau menyimpan tulisannya di dalam rumah atau pada harta bendanya, atau tulisan itu dibawa ke mana saja ia pergi, maka ALllah SWT memberinya pahala 80.000 nabi, 80.000 shiddiqqiin, 80.000 malaikat, 80.000 orang mati syahid, 80.000 orang berhaji dan pahala membangun 80.000 masjid.

3. Barang siapa membacanya sebanyak 4 kali atau 2 kali sepanjang hidupnya, maka akan diampuni dosanya oleh Allah SWT walaupun ia ditetapkan akan masuk neraka.
6. Baca Doa Ini Pagi dan Sore

Sholat Hajat
Sholat Hajat (ilustrasi)

Setelah salat Subuh dan Maghrib, hendaknya seorang muslim membaca doa ini sebanyak 70 kali sambil mengangkat tangan, agar terhindar dari api neraka.

ربِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ 

Selain itu saat hari Jumat terakhir di bulan Rajab dianjurkan membaca doa ini.

Di hari Jumat terakhir Bulan Rajab saat khotib salat jumat duduk di antara dua khutbah, maka seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ini sebanyak 35 kali:

اَحْمَدُ رَسُوْلُ اللّٰهِ ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ × ٣٥

Bila membaca doa tersebut, insyaallah sakunya tidak akan sepi dari uang, asalkan diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh.
(TribunMataram.com/Asytari Fauziah)

//

 
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved