Gedung Pasar Rakyat Kefamenanu 2 Mulai Rusak

Gedung Pasar Rakyat Kefamenanu 2 yang terletak di Pasar Lama, Kelurahan Kefa Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sud

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Kondisi bagian depan Pasar Rakyat Kefamenenu 2. Gambar diambil, Senin (24/2/2020). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Gedung Pasar Rakyat Kefamenanu 2 yang terletak di Pasar Lama, Kelurahan Kefa Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sudah mulai mengalami kerusakan. Kerusakan mulai terlihat di beberapa bagian pasar.

Berdasarkan pantauan media ini, Selasa (23/2/2020), kerusakan terlihat mulai di depan pasar. Plafon dibagian depan pasar sudah mulai rubuh. Bukan hanya disitu, plafon disalah satu ruangan yang ada di dalam gedung pasar itu juga sudah mulai jebol.

Rp 41 Miliar Untuk Perbaiki Irigasi Mautenda,Ende, Ini Penjelasannya

Selan itu, kerusakan juga terlihat hampir di semua bagian dinding luar geduang tersebut. Dibeberapa bagian dinding tembok sudah mulai mengalami keretakan.

Padahal, gedung senilai Rp. 5 miliar lebih tersebut baru selesai dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Betania Nusa Jaya pada tahun 2018 lalu, dan baru di serah terimakan pada November 2019 lalu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten TTU, Maximus Akoit mengaku dirinya hanya mengetahui bahwa kerusakan plafon tersebut karena seroang anak yang naik dan jatuh dari plafon tersebut.

Persib Bandung Kantong 3 Calon Kapten Tim Maung Musim Liga 1 2020, Robert Segera Resmikan, Info

"Saya sudah kontak kontraktor untuk perbaiki lagi plafon itu, tapi kalau masih ada plafon yang bocor kita akan panggil PPK supaya dia hubungi kontraktor supaya bisa selesaikan," ungkapnya.

Maksimus mengatakan, meskipun sudah diserahterimakan pada bulan November tahun 2019 yang lalu, dirinya tetap berharap supaya kontraktor dapat menyelesaikan kerusakan tersebut.

Maximus menambahkan, memang ada beberapa catatan yang menjadi rekomendasi dari BPK RI soal fisik bangunan sehingga pihaknya tidak serta merta dapat menggunakan gedung pasar Kefamenan 2 itu.

Namun setelah dikoordinasikan, kata Maximus, maka pemerintah mengatakan gedung itu boleh digunakan namun beberapa catatan rekomendasi BPK RI tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh kontraktor pelaksana.

Maximus menambahkan, pada Februari 2019 yang lalu, pihaknya melakukan pembagian terhadap beberapa lapak pasar tersebut. Sehingga saat ini pihaknya sudah melakukan pembagian kunci kepada para pedagang. (mm)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved