Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sumba Timur Bantu Ivanna Bocah Penderita Sakit Ginjal

Seorang murid TK Bhayangkari Polres Sumba Timur Ivanna Delecia Piter (6) yang beralamat di kampung Kaiku, RT 08 RW 02

Dok.Humas Polres Sumba Timur
Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari 

Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sumba Timur Bantu Ivanna Bocah Penderita Sakit Ginjal

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Seorang murid TK Bhayangkari Polres Sumba Timur Ivanna Delecia Piter (6) yang beralamat di kampung Kaiku, RT 08 RW 02, Kelurahan Mauhau, Kecamatan Kambera, mendapat bantuan dari Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Sumba Timur.

Bocah Ivanna mendapat bantuan lantaran orang tuanya memiliki keterbatasan biaya untuk operasi penyakit yang dideritanya. Ivanna menderita penyakit ginjal dan benjolan di perutnya sejak bulan Oktober 2019 lalu.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Ratna Handrio Wicaksono melalui rilis yang dikirim oleh Bagian Humas Polres Sumba Timur kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (23/2/2020) mengatakan, karena keterbatasan biaya pihak Yayasan Kemala Bhayangkari merasah simpati sehingga, Sabtu, (22/2/2020) sore, Ivanna dikunjungi para pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari dan guru TK Kemala Bhayangkari 04 Sumba Timur untuk memberikan doa dan sedikit bantuan uang tunai kepada Ivanna.

Dikatakan Ny. Ratna, besarnya bantuan itu tidak sebanding dengan biaya yang dibuntuhkan, namun sudah sedikit membantu untuk mengurangi beban kepada orang tuanya. Dengan harapan agar Ivanna bisa dapat segera dioperasi sehingga cepat pulih dan kembali ceriah seperti semula.

"Apa yang dialami Ivanna sangat menyita perhatian kami untuk ikut membantu. Alangkah baiknya jika saling berbagi, kami juga berharap ada donatur ataupun masyarakat yang berkecukupan untuk memberikan perhatian kepada Ivanna dalam pengobatannya,"ungkap Ny. Ratna.

Oktavina Priscila Yunus ibu Kandung dari Ivanna mengatakan, untuk dapat menyembuhkan sakit yang diderita anak mereka Ivanna, satu-satunya harus melalui jalan adalah operasi. Namun hal itu tidak bisa dilaksanakan karena keterbatasan biaya.

Oktavina menceritakan, awalnya Ivanna mengeluh sakit perut dan setelah di periksa dinyatakan Tipes tetapi penyakitnya tak kunjung sembuh. Sehingga dilakukan pemeriksaan selanjutnya sehingga diketahui anak mereka mengalami sakit ginjal.

"Awalnya anak saya mengeluh sakit perut setelah kami periksa katanya tipes, setelah minum obat sakit perutnya tak kunjung sembuh hingga akhirnya di lakukan pemeriksaan lanjutan sehingga di ketahui anak kami mengalami sakit ginjal. Kami juga sempat membawa anak kami ke Kupang untuk pemeriksaan lanjutan dan di ketahui ada benjolan dalam perut Ivanna, sebagai orang tua kami tidak bisa berbuat banyak karena terkendala dengan biaya,"ungkap Oktavina.

Oktavina mengaku, mereka keterbatasan biaya karena suaminya yang hanya bekerja sebagai Supir Bis sehingga tidak bisa berbuat banyak. Namun, Ia tetap berharap agar putri kesayangan mereka itu cepat pulih.

Niat Memperkosa, YKW Berpura-Pura Bantu Saat Ban Motor Korban SH Pecah

"Ivanna yang dulunya ceria kini hanya terbaring lemas di tempat tidur, berat badan Ivanna hanya 15 Kg. Kami sebagai orang tua hanya bisa berdoa dan berharap ada bantuan dari para donatur untuk kesembuhan anak kami ini,"ungkap Oktavina. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved